Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Tahun 2016, DPRD Jatim Desak Optimalkan Kinerja SKPD

 
15 Desember 2015

Tahun 2016, DPRD Jatim Desak Optimalkan Kinerja SKPD

Setelah mendapat sorotan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Timur, terkait jebloknya kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Provinsi Jatim  begitu mendekati akhir tahun. Kini Pimpinan DPRD Jatim, mendesak optimaliasi kinerja lembaga dinas dibawah naungan Pemprov Jatim tersebut, di tahun 2016 yang kurang beberapa minggu lagi. Dimana kekuatan APBD Jatim TA 2016, didorong  mampu mengurangi angka kemiskinan dan memperkokoh UMKM bisa terealisasi pada program SKPD Pemprov Jatim.

Wakil Ketua DPRD Jatim, Tjutjuk Sunario mengatakan pada 2015 banyak program yang belum direalisasikan, sehingga penyerapan anggaran SKPD masih rendah. Ironisnya lagi, saat akhir tahun SKPD selalu memaksimalkan penyerapan anggaran, bahkan sampai terjadi over pengeluaran untuk program yang kurang tepat. Tjutjuk menilai, terjadi rendahnya penyerapan anggaran dikarenakan program SKPD  yang direncanakan tidak tertata  dengan baik.

Politisi Partai Gerindra ini, mneyarankan pelaksanaan kegiatan anggaran SKPD setidaknya tidak dilakukan awal Januari dan berakhir di bulan Desember. Namun, ia mencontohkan kebijakan di jaman pemerintahan Presiden Suharto, pelaksanaan kegiatan anggaran dilakukan Bulan April. Sehingga, keluhan terhadap rendahnya serapan anggaran tidak lagi terjadi.

Menurutnya, selama ini kinerja SKPD terlihat tidak maksimal begitu memasuki tiga bulan pertama penggunaan anggaran. Hal ini, terjadi saat pada SKPD yang berhubungan langsung dengan lelang proyek. “Mereka tidak jebol, karena praktik penyerapan di tiga bulan pertama belum dilakukan. Namun memasuki tiga bulan kedua, baru kegiatan penyerapan anggaran mulai dipacu.

Sehingga, sudah menjadi kebiasaan, memasuki akhir tahun, banyak SKPD yang memacu penyerapan anggaran. Padahal di pertengahan tahun, SKPD harus menghadapi Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Padahal, terkadang penerimaan pendapatan diakhir tahun bisa targetnya mbleset,” ujar Tjutjuk.

Untuk itu, Wakil Ketua DPRD Jatim ini, meminta di tahun 2016, kinerja SKPD lebih bisa dioptimalkan. Kami berharap, memasuki tahun 2016 mendatang, kinerja SKPD bisa lebih dioptimalkan,” ujar Tjutjuk.

Politisi Partai Gerindra ini, menambahkan kebiasaan masih ada SKPD begitu memasuki akhir tahun, mulai berlomba menggelar sejumlah kegiatan, dan membuat program. “Upaya itu dilakukan agar alokasi dana dapat terserap, sehingga Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) tidak banyak,” tutur dia.

Kejar target dari SKPD tersebut, terkesan SKPD berupaya menghindari rapor merah dari DPRD, karena takut dianggap programnya berjalan tidak maksimal. Karena, SKPD yang serapan kegiatan rendah akan menjadi catatan Badan Anggaran. “Sebab, tahun anggaran berikutnya SKPD itu dapat dikurangi alokasinya, jika serapannya rendah. Maka akhir tahun ini, SKPD biasanya banyak melakukan serapan alokasi dana," ujarnya.

Tjutjuk, mengingatkan untuk tahun 2016 mendatang, sudah seharusnya SKPD dan lembaga dinas dibawah Pemprov Jatim menjalankan program secara merata dan terstruktur. Dengan begitu, program yang diajukan suah terukur dan planing penggarapannya sudah terjadwal. “Harus sesuai dengan program yang diajukan, sehingga penyerapannya dapat maksimal. Dan tidak terkesan memaksiakan begitu mendekati akhir tahu, agar serapan anggaranya makismal,” tutur dia.

Jika program itu berjalan dengan baik dan sesuai planingnya, lanjut Tjutjuk masyarakat tentunya dapat merasakan manfaatnya, seperti halnya program pengentasan kemiskinan, pertanian, dan infrastrutur. "Kalau akhir tahun ini apa yang diamnfaatkan oleh masyarakat. Sebentar lagi sudah tahun anggaran baru,kalau ada dana sisa harus dikembalikan ke kasda pemprov," ujarnya.

Dengan digedoknya APBD 2016, tinggal SKPD menata dan menjadwal program dengan baik, agar berbagai program yang sudah direncanakan bisa terealisasi. “Dengan begitu penyerapan anggaran di 2016 bisa maksimal,” tutur dia.

Dirinya mengingatkan, di tahun 2016 mendatang, jangan sampai terjadi seperti di tahun 2015 kinerja, dimana SKPD lambat hingga berimbas pada penyerapan anggaran dan realisasi program, terulang di 2016.  “Untuk itu, SKPD harus meningkatkan dan mengoptimalkan kinerjanya agar APBD Jatim 2016 bisa benar - benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat," ujarnya. (Hidayat)

 

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved