Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Buka Peluang Investor Negara Adidaya, Konsul Amerika Serikat Kunjungi Dewan Jatim

 
22 Februari 2016

Buka Peluang Investor Negara Adidaya, Konsul Amerika Serikat Kunjungi Dewan Jatim

 

Konsulat Jendral (Konjen) Amerika Serika Heather C Variava  bersama staf Konjen Negara Adidaya melakukan kunjungan ke DPRD Jawa Timur, Senin (22/2) siang. Kunjungan yang dibungkus silaturahmi ini, lebih banyak menganggas komunikasi ekonomi antara Pemerintah Amerika Serikat dengan Jawa Timur melalui kekuatan Legislatif.

 

Dalam pertemuan itu, seluruh Pimpinan DPRD Jatim dan Ketua Fraksi DPRD Jatim nampak hadir ikut membahas keberlangsungan perekonomian Jawa Timur setelah Pemerintah Pusat membuka kran Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

 

Pimpinan DPRD Jatim yang hadir Soenarjo Wakil Ketua DPRD Jatim dari Fraksi Golkar, Tjutjuk Sunario Wakil Ketua DPRD Jatim dari Fraksi Gerindra dan Ketua DPRD Jatim, H. Abdul Halim Iskandar.

 

Sementara Ketua Fraksi DPRD Jatim yang Nampak hadir adalah, Sri Untari Ketua Fraksi PDI P, Abdul Halim Ketua Fraksi Partai Gerindra, Muzamil Syafii Ketua Fraksi Hanura-Nasdem, Yusuf Rohana Ketua Fraksi PKS, Musyafak Noer Ketua Fraksi PPP dan Hartoyo Ketua Fraksi Partai Demokrat.

 

Ketua DPRD Jatim, Abdul Halim Iskandar mengatakan, pertemuan di ruang VIP DPRD Jatim berlangsung tidak lebih dari 2 jam. Namun, pembahasan itu, menghasilan sejumlah kesepakatan penting. Khususnya membuka hubungan bilateral ekonomi antara kedua belah Negara.

 

“Banyak hal yang dibicarakan. Termasuk rencana kunjungan Kedutaan Besar Amerika ke Jawa Timur,” terang Abdul Halim Iskandar mengawali pembicaraan.

 

Abdul Halim Iskandar yang juga Ketua DPW PKB Jatim ini, menjelaskan awal pembicaraan kedua Perwakilan beda Negara ini, lebih banyak pada penyamaan persepsi. Seperti adanya pertanyaan dari Heather C Variava , mengenai hubungan antara DPRD Provinsi Jawa Timur dengan DPRD Kabupaten/Kota di Jatim. “Termasuk mereka (Perwakilan Konjen Amerika) menayakan tentang hubungan DPRD Jatim dengan Eksekutif (Pemprov Jatim),” terang dia.

 

Selain itu, pembicaraan yang berlangsung ganyeng tersebut, Heather C Variara mempertanyakan keberadaan warga Amerika Serikat yang ada di Jawa Timur. Sebab, banyak diketahui Jawa Timur sebagai Provinsi terbuka, dalam beberapa tahun belakangan ini, banyak menjadi kunjungan warga Negara dari berbagai belahan dunia. Termasuk, menjadi tempat tinggal warga Amerika Serikat yang memilih kerja di wilayah NKRI. “Hubungan atau komunikasi ini sangat penting, sehingga  antar Pemerintah NKRI yang diwakili DPRD Jatim dengan Negara Amerika Serikat yang diwakili Konjennya bisa berjalan dengan baik,” urainya.

 

Pada kesempatan itu, DPRD Jatim membuka peluang agar investor Amerika juga menanamkan modal usaha ke 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Niatan itu, terucap, saat Heather C Variava menyampaikan keseriusan membawa pengusaha berinvestasi ke Jawa Timur. “Ini menjadi peluang baik bagi Jawa Timur. Meski sejauh ini, investasi apa yang akan dilirik Amerika belum tersampaikan dalam pertemuan,” tegas Abdul Halim.

 

Politisi asal Jombang ini, menjelaskan pada Perwakilan Negara Amerika Serikat, jika Jawa Timur khusunya dan di Indonesia pada umumnya, meningkatkan peranan perempuan dalam dunia politik. Salah satu diantaranya, memberikan peluang perempuan dengan quota 30 persen saat pencalonan ke kursi legislatif.

 

Pada kesempatan itu, Heather C Variava mengklarifikasikan persoalan aksi teroris di Jl Tamrin Jakarta yang menyebutkan, intelejen AMerika mengetahui lebih awal. Pada saat klarifikasi, Heather C Variava   menyebutkan, jika pemberitahuan itu muncul setelah kejadian. “Pemberitahuan itu, muncul setelah kejadian. Bukan sebelum kejadian,” kata Halim Iskandar menirukan ucapan Heather C Variava.

 

Dihadapan Heather C Variava  dan sejumlah staf  konsul Amerikan Serikat di Surabaya, Abdul Halim Iskandar juga mengklarifikasikan bahwa, bahwa Islam sebagai agama mayoritas masyarakat Indonesia sebagai agama Rohmatal Lil Alamin dan jangan diindetifikasikan dengan persoalan terorisme. “Dia sudah faham kalau itu dan Islam tidak ada hubungannya dengan aksi terorisme,” ujar Halim Iskandar. (Hidayat)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved