Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Hery Prasetyo Resmi di PAW Lewat Paripurna Istimewa

 
26 April 2016

Hery Prasetyo Resmi di PAW Lewat Paripurna Istimewa

Belum sampai satu tahun lamanya, Anggota Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Jatim, Hery Prasetyo resmi di PAW (Perubahan Antar Waktu), Sebagai penggantinya ditunjuk Muhammad Reno Zulkarnaen dari Daerah Pemilihan  (Dapil) IV. Acara PAW itu sendiri dilaksanakan pada hari ini (Selasa 26/4) dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Jatim.

Wakil Ketua DPRD Jatim, Tjutjuk Soenaryo mengakui jika ada usulan dari FPD Jatim untuk dilakukan PAW terhadap Hery Prasetyo. Namun demukian sebagai Pimpinan Dewan, pihaknya hanya sebatas menerima usulan dari DPD PD Jatim. Selanjutnya, surat dari Pimpinana DPRD Jatim yang direkomendasikan oleh KPU Jatim diserahkan ke Gubernur dan selanjutnya dikirim ke Depdagri.

‘’Yang pasti soal PAW itu uruasan dari partai masing-masing. Sementara Pimpinan Dewan hanya sekedar melanjutkan surat yang ada sebatas sudah memenuhi aturan yang ada. Sementara sesuai tatib bagi anggota dewan yang tidak mengikuti acara rapat selama senam bulan berturut-turut maka dapat di  PAW,’’lanjut pria yang juga Partai Gerindra ini,

Selanjutnya, tegas Tjutjuk selama mekanisme yang dilalui oleh partai sudah sesuai prosedur, maka Pimpinan DPRD Jatim berhak melanjutkan proses PAW. Dan kebetulan surat dari Depdagri ke Sekwan DPRD Jatim baru turun sekitar Bulan Pebruari.

Hal senada juga diungkapkan Sekwan DPRD Jatim, Ahmad Jaelani. Menurutnya, surat dari Depdagri sudah turun sekitar Februari 2016 lalu. Namun baru dilakukan proses PAW pada 25 April 2016, setelah melalui Badan Musyawarah (Banmus) untuk menetapkan rapat Paripurna dengan agenda PAW. ‘’Kami baru menerima dari Gubernur Jatim baru sekitar Februari lalu. Dan sesuai rapat Banmus proses PAW baru diagendakan besok (Selasa 26/4),’’tegas Jaelani.

Menutunya, pihaknya tidak berhak untuk mencapuri urusan Partai. Karenanya, Sekwan hanya sebatas mengirim surat yang sudah direkomendasikan oleh Pimpinan DPRD Jatim, untuk selanjutnya diserahkan kepada Gubernur Jatim sebelum ke Depdagri.

Terpisah, ketika hal ini diklarifikasikan ke Sekteraris DPD PD Jatim, Bonie Laksmana telepon genggamnya dalam keadaan mati. Namun sesuai rumor di lapangan menyebutkan jika sebelumnya sudah ada perjanjian antara Partai dan Reno. Dimana untuk gajinya akan diserahkan ke Heri Prasetyo sebagai rasa kemanusiaan dan sebagai bayar ongkos saat maju Pileg 2014 lalu. Sedang Reno mendapatkan jatah dari kunjungan kerja (kunker).

‘’Memang sudah ada perjanjian antara Mas Hery dan Mas Reno. Dimana partai menjembatani agar ada pembagian hasil dari pendapatan Reno sebagai Anggota DPRD Jatim. Diantaranya gaji dewan untuk Mas Heri sementara untuk anggaran kunker untuk Mas Reno,’’tukas salah satu anggota DPRD Jatim yang menolak namanya disebutkan.

Seperti diketahui, hampir selama tujuh bulan Hery Prasetyo tidak dapat bekerja optimal sebagai wakil rakyat gara-gara terserang stroke saat pulang bersepeda. Sementara RSI Siti Hadjar yang menanganinya tidak segera mengambil  tindakan operasi, sehingga terlambat untuk ditangani sehingga jadi stroke permanen. (Siti).

 

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved