Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

DPRD dan PEMPROV Sepakat Lanjutkan Raperda BPD

 
18 Juni 2016

DPRD dan PEMPROV Sepakat Lanjutkan Raperda BPD

setelah mengesahkan dua raperda tentang pelayanan, penempatan dan perlindungan tenaga kerja ke luar negeri, serta raperda tentang perlindungan nelayan menjadi perda, DPRD Jatim lenjut membahas raperda inisiatif DPRD tentang perubahan Bentuk Badan Hukum Bank Perusahaan Daerah (BPD) jatim menjadi PT.BPD Jatim.

Sebelumnya, Gubernur Jatim Soekarwo menyetujui jika pembahasan perubahan perda tersebut adalah inisiatif atau usulan dari legislative (DPRD Jatim). Setelah mendapat persetujuan dari DPRD Jatim,maka rapat paripurna kembali membahas tanggapan fraksi tentang raperda BPD Jatim menjadi PT.BPD Jatim.

Misalnya seperti yang diutarakan oleh fraksi partai keadilan sejahtera (PKS). Yusuf Rohana yang mewakili fraksi PKS mengatakan bahwa pihaknya berharap agar perbaikan perda perlu dipastikan bukan sekedar memenuhi kebutuhan atau amanah yuridis. Tetapi juga mempertimbangkan aspek sosiologis – ekonomis.” Raperda ini perlu kita cermati dan kritisi bersama agar perubahan ini memiliki dasar rasionalitas dan visibilitas filosofis, yuridis, dan sosiologis – ekonomis yang komprehensif,” tutur yusuf Rohana.

Lebih jauh dia memaparkan bahwa pemprov jatim memanfaatkan APBD tidak hanya untuk belanja daerah. Tapi, juga menginvestasikan sebagaian dananya melalui penyertaan modal daerah untuk penguatan financial BUMD.

PT Bank Jatim yang merupakan salah satu BUMD yang cukup sehat dari sisi financial dan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD), saat ini sedang didorong untuk terus berkembang dan profitable.”diharapkan dengan kemandirian yang dimiliki, PT Bank Jatim akan mampu bersaing di sector perbankan, baik di lingkup daerah maupun nasional,”terangnya.

Untuk membentuk PT Bank Jatim menjadi bentuk baru, yakni PT Bank Umum Syariah, menurut fraksi PKS dibutuhkan empat aspek. Diantaranya adalah target market yang jelas, modal yang kuat, calon SDM pengurus dan pengelola yang bermutu dan rencana pengembangan bisnis perbankan yang lebih realistis dan terukur.” Dengan aspek tersebut, kami yakin setelah adanya spin off dapat berkembang dengan lebih mandiri dan siap berkompetisi dengan dunia perbankan lainya,”tandas yusuf Rohana.(nurul)

 

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved