Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

LO Umbulan Turun, Pimpinan Dewan Segera Gelar Rapat Banmus

 
20 Juli 2016

LO Umbulan Turun, Pimpinan Dewan Segera Gelar Rapat Banmus

Setelah menunggu hampir satu bulan lamanya, Legal Opinion (LO) untuk proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang diinginkan DPRD Jatim resmi sudah turun. Selanjutnya, pimpinan dewan akan menggelar rapat Banmus untuk menjadwalkan rapat paripurna tentang persetujuan pelaksanaan proyek Umbulan.  

Wakil Ketua DPRD Jatim, Tjutjuk Soenario menegaskan dengan turunnya LO dari Kejaksaan Agung maka otomatis proyek Umbulan sudah dapat dikerjakan. Karenanya beberapa hari ini, pimpinan dewan akan mengundang seluruh ketua fraksi untuk dilakukan sosialisasi termasuk mengatur jadwal rapat paripurna terkait dengan persetujuan dewan.

"LO dari kejaksaan ini sudah keluar pada tanggal 18 Juli lalu. Intinya diterangkan bahwa DPRD Jatim berhak memberi persetujuan terhadap proyek Umbulan,"tegas politisi asal Partai Gerindra Jatim, Rabu (20/7).

Meski tidak berani memastikan tak akan ada penolakan, namun Tjutjuk, yakin tidak ada masalah lagi terkait proyek Umbulan ini.  "Akan tetapi mengacu LO ini, pada prinsipnya pimpinan Dewan tidak ada masalah.  Ketua fraksi segera dikumpulkan. Kita bahas bersama," tandas politis Partai Gerindra.

Yakin tidak akan ada lagi penolakan? Tjutjuk memang tidak bisa memastikan. "Bukan masalah yakin, tapi dengan adanya LO akan menjadi terukur. Tidak akan ada masalah. Kalau menolak itu ya urusan fraksi masing-masing  itu kan mereka juga punya argumen. Namun dengan adanya LO ini, berdasar pendapat umum ketua fraksi pada paripurna yang terakhir maka tidak ada masalah," jawab Tjutjuk.

Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo menjelaskan, setelah proses dari DPRD Jatim, akan langsung diadakan financial closing di Jakarta. Dengan fnancial closing ini, pemerintah mencairkan dana pembangunan SPAM Umbulan sebesar Rp122 miliar.

Ini juga sebagai penanda bahwa pembangunan fisik  SPAM yang terdapat di Pasuruan ini akan sgeera dimulai. "Sekarang sudah ada timeline tahapan-tahapan pembangunannya bagaimana," tambah pria yang akrab dipanggil Pakde Karwo ini.

Seperti diberitakan, LO dari Kejagung ini memang sebagai salah satu jaminan hukum terhadap proyek yang melibatkan pihak swasta ini. LO ini dikeluarkan Kejagung atas permohonan DPRD Jatim sebagai antisipasi jika suatu saat terjadi permasalahan dapat langsung diserahan ke Kejagung.

SPAM Umbulan ini sendiri ditarget selesai pada tahun 2019 mendatang.  SPAM Umbulan ini mampu menampung sekitar 4000 air bersih siap minum, untuk wilayah Kabupaten/Kota Pasuruan, Gresik, Sidoarjo, dan Surabaya.

Pada Januari 2015 telah dilakukan viability gap fund (VGF) dan Agustus 2015 baru dilakukan lelang. Pada tanggal 13 Juni lalu telah disetujui oleh Menteri Keuangan. Sistem pembangunannya sendiri menggunakan sistem kerja sama pemerintah swasta. Sistem ini baru pertama kalinya di Indonesia. zaki.

 

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved