Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Menerima Kunjungan Kerja Tamu DPRD Magetan

 
27 Juli 2016

Menerima Kunjungan Kerja Tamu DPRD Magetan

Dua puluh dua orang unsur Pimpinan dan Anggota Badan Anggaran DPRD Kab Magetan mengadakan kunjungan kerja Ke DPRD Provinsi Jawa Timur guna melakukan konsultasi terkait pembahasan perubahan anggaran. Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Badan Anggaran DPRD Jatim tersebut di terima oleh salah unsur pimpinan DPRD Jatim senin (25/7).

Dalam Konsultasi tersebut diawali dengan permasalahan reses di DPRD Kab Magetan, yang setahun diadakan sebanyak tiga kali, namun demikian kalau anggaran setiap anggota sekali reses 10 juta rupiah dengan mendatangkan 300 konstituen.”menariknya ada temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) sebanyak 45 orang anggota, ketika mengadakan reses. Meski pertemuan bertempat di Balai Desa dan Kecamatan, dengan dihadiri oleh konstituen, kapolsek, dan disertai dokumentasi lengkap tetap saja peng SPJannya (Surat Pertanggung Jawaban) ada temuan, sehingga harus mengembalikan.” Kata Joko Anggota DPRD Kab Magetan

Tidak itu saja kami minta ada ruang untuk melakukan sosialisasikan perda yang sudah di gagas oleh anggota. “kami melihat teman-teman di Provinsi boleh mensosialisasikan Perda, lalu kalau di Kabupatenkan itu domeinnya eksekutif, artinya jika ada ruang seperti itu kami harus mengacu apa agar 45 dewan ini bisa menggunakan ruang sosialisasi Perda itu seperti halnya kegiatan reses.” Lanjutnya

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kusnadi menambahkan tentang sosialiasi ini mestinya sekwan merencanakan setiap tahun Dewan menyusun rencana kerja, memang kita masukkan satu rencana kerja sosialisasi tentang Perda, tetapi pelaksanaannya Sekretariat Dewan. Nanti kita disana hanya sebagai pembuka acara saja, “kalau unsur Pimpinan hanya membuka saja nanti pelaku Sosialisasi bisa saja SKPD, lalu dengan mengundang Konstituen daerah pemilihannya sendiri.” Katanya

Semua pertanggung jawabannya ada pada Sekwan, tidak ada pada anggota. Anggaran dewan itu ada dua pos anggaran dewan dan anggaran sekretariat dewan, “jadi pos anggaran itu digunakan untuk pimpinan dan anggota dewan. Anggarannyapun juga tidak pernah berubah, selama 10 tahun menjabat jadi politisi dirinya disini pertahunnya dapat anggaran 35 Miliyar rupiah, anggaran itu untuk bayar gaji, representasi, lalu yang kerap berubah pos anggaran milik sekretariat dewan, karena disana masuk semua kegiatan-kegiatan untuk fungsi fasilitasi dewan. Lanjutnya

Sementara itu, menurutnya seharusnya kita menyusun anggaran bersama-sama untuk kebutuhan Legeslatif dan Eksekutif, keuangan pemerintah saat ini memang sedang mengalami Devisit 1,4 Triliyun Rupiah, namun saat ini bersama eksekutif diupayakan sedang mencarikan anggaran tinggal 550 Miliyar Rupiah, “kita bersama-sama mencari anggaran untuk menutupi Devisit itu, Dia rasa di Kab Magetan ada tanggung jawab Produk pemeritntahan bisa berjalan dengan baik, dan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik sesuai norma yang ada.” Lanjutnya

Selain itu Dirinya menegaskan bahwa sekwan itu harus menjadi jembatan yang baik, antara Pemerintah daerah dengan Dewan. “jadi intinya setiap waktu penyusunan renja itu diharap agar di Paripurnakan, di Kabupaten Magetan seharusnya diupayakan sama.” Ujarnya. Disinggung soal reses dia menegaskan, “mekanisme dalam kegiatan reses setiap anggota memang melakukan reses dengan mendokumentasikan maminnya, sewa gedungnya, kurang lebihnya memang sama, kami satu titik cuma 125 orang, persatu titiknya dialokasikan 8 jutaan, jadi ada standar harga untuk biaya kegiatan itu. Reses anggota DPRD Jatim ke dua tahun 2016 diagendakan Banmus (Badan Musyawarah) dilaksanakan pada (2-8/8). Kegiatan itu dengan didampingi oleh Sekwan, atau Staf Pendamping.

 


© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved