Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Dorong Peran Ibu PKK dan Karang Taruna Kerja Mandiri

 
03 April 2013

Suara Indrapura : Terbatasnya lowongan pekerjaan dibandingkan dengan lulusan atau jumlah penduduk di Jatim, membuat anggota DPRD Jatim, Sumiati harus mampu mencari solusi bijak. Terbersit di pikirannya, mendorong para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna untuk dapat membuka usaha sendiri secara mandiri. Terbersitlah untuk membukakan Bank Sampah yang diambil dari sampah-sampah milik warga di wilayah Malang untuk dipisah-pisahkan.

“Dari hasil pemisahan sampah tersebut, akhirnya didapatkan sampah kering dan basah. Untuk sampah kering disini saya memberikan bantuan berupa mesin jahit agar dari olahan tersebut dapat dijadikan dompet, tas, celemek atau sejenisnya. Sedang dari sampah basah dapat diolah menjadi pupuk organik,” tambah perempuan murah senyum ini.

Sementara itu untuk mengoptimalkan keberadaan ibu-ibu PKK, Sumiati sengaja mendatangkan ‘Harti Melati’ yang menjadi naungan para perias pengantin untuk memberikan pengetahuan kepada mereka terkait membuat sebuah hantaran untuk acara lamaran atau membuat gelang, kalung, cincin dari manik-manik. “Kami sengaja mendatangkan dari Harti Melati agar memberikan pengetahuan kepada ibu-ibu bagaimana berkreasi dapat menghasilan uang tanpa harus meninggalkan rumah,” papar politisi dari PDIP Jatim ini sedikit bercerita.

Termasuk saat ibu-ibu sudah membuat kreasi, bersama para perias pengantin akan memberikan job kepada ibu-ibu saat ada lamaran. Mereka ditugaskan untuk menawarkan ketrampilannya tersebut kepada para tetangga atau saudara yang membutuhkan. “Secara tidak sengaja, ternyata banyak ibu-ibu yang berminat. Sekarang ini sudah ada puluhan ibu-ibu yang sudah siap menjual ketrampilannya. Dan saya sendiri minta kepada para istri pak lurah ikut membantu dalam penjualannya dan pemasarannya lewat pertemuan dengan para pejabat,” tambahnya tersenyum.

Selain mengoptimalkan peran karang taruna dan ibu-ibu PKK, Sumiati juga memberikan bantuan dua ekor sapi kepada para petani. Menariknya, yang diterapkan yaitu seorang petani diberikan sepasang sapi kemudian dipelihara hingga beranak. Setelah beranak, si petani mengambil anaknya setelah itu sepasang sapi tadi diberikan ke peternak lainnya begitu seterusnya.

“Memang saya melihat program ini sangat menarik. Tapi disini saya tidak akan ikut campur dan hanya memonitor saja. Alhamdullilah semua para peternak sapi sangat senang dan program ini dan saya minta hal ini diteruskan. Bahkan rencananya saya menambah dua ekor lagi,” lanjut Sumiati yang juga anggota Komisi E DPRD Jatim ini.

Di sisi lain, Sumiati terpanggil untuk menjadikan kebudayaan Bentengan di Kota Malang bisa dikenal di luar wilayah, seperti halnya kebudayaan di Bali. Karenanya, dirinya sering membantu membelikan seragam untuk kelompok seniman maupun alat-alat peraga yang dibutuhkan. “Jujur Bentengan adalah seni tradisional di Kota Malang. Untuk itu semua wajib memeliharanya. Termasuk keinginan besar saya untuk memperkenalkan seni tradisional ini keluar seperti halnya di Bali yang kini dikenal hingga ke mancanegara,” terangnya. (Ajeng)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved