Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Antisipasi Banjir Sampang, Fraksi Gerindra Dukung Pengadaan Pompa

 
27 September 2016

Antisipasi Banjir Sampang, Fraksi Gerindra Dukung Pengadaan Pompa

Kondisi banjir di Sampang yang sudah menjadi agenda rutin membuat Fraksi Gerindra DPRD Jatim prihatin. Fraksi bergambar kepala burung garuda ini, mendukung penuh penyediaan dana Rp50 miliar untuk pompa air.

Ketua Fraksi Gerindra, Abdul Halim mengatakn banjir selalu terjadi di Kabupaten Sampang.

Dirinya sebagai politisi kelahiran Madura, merasakan bencana terzebut sejak kecil.

"Sejak saya sekolah dasar, tahun 1988 di Sampang, banjir itu sudah terus terjadi. Saya mengalami sendiri dampak banjir tersebut," kata Abdul Halim.

Menurut anggota Komisi D DPRD Jatim ini, banjir berlarut-larut terjadi karena belum ada dorongan yang kuat dari masyarakat terdampak, khususnya pemerintah daerah setempat. "Makanya, saat Gubernur mengusulkan anggaran itu, kami langsung mendukungnya," kata Abdul Halim.

Selain dukungan tersebut, ia mengaku pihaknya telah memberi usulan solusi banjir Sampang. "Solusi yang bisa dilakukan salah satunya membuat sudetan-sudetan baru agar air tidak terfokus di Sungai Kemuning, juga perlu ada peninggian tanggul," ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, untuk mengetahui anggaran yang akan dipersiapkan, DPRD bersama Pemkab Sampang, akan melakukan pengukuran panjang dan tinggi tanggul, serta debit air yang akan ditampung sungai tersebut.

"Diperkirakan memakan biaya besar, maka pengerjaan tanggul akan dilakukan dengan sistem sharing antara Pemprov Jatim, Pemkab Sampang dan pemerintah pusat,” ujar dia.
Ia mengakui, akan muncul problem ketika dilakukan peninggian tanggul adalah padatnya penduduk Sampang, sehingga rumah warga akan tertutupi tanggul, seperti halnya yanga ada Tanggul Babat Lamongan.

"Jika dilihat geografisnya, Sampang terdapat cekungan, sehingga air laut pasang dan intensitas hujan tinggi, sungai Kemuning tidak mampu menampung air banyak," terangnya. Abdul Halim menambahkan, solusi pemasangan pompa harus segera direalisasikan agar masyarakat Sampang tidak terus menerus terbelit masalah banjir.
Sebelumnya, Gubernur Jatim Soekarwo menilai di Kabupaten Sampang sangat membutuhkan pompa besar. Untuk itu ia akan mengalokasikan dana sebesar Rp50 miliar untuk pengadaan pompanya.

"Pompa yang tersedia sekarang tidak mampu untuk mengantisipasinya sehingga sangat dibutuhkan pompa lebih besar, dan ini sangat mendesak karena terus berkejaran dengan hujan," kata pria yang akrab dipanggil Pakde Karwo ini.

Kata Pakde Karwo, problem-problem di Sampang ini sudah dibicarakan dengan pimpinan DPRD Jatim. "Saya ingin prioritas tentang pompa Rp50 miliar. Kalau bisa awal tahun 2017. Kalau ada dana ya bisa Rp100 miliar. Dana itu untuk pompa air di Sampang saja," papar dia.

Pakde Karwo, berharap juga ada dukungan dari pemerintah pusat terkait realisasi pompa karena harganya yang sangat mahal. Ia mengakui sebenarnya sudah ada pompa di Sampang, namun tidak cukup mampu untuk mengatasi tingginya volume air karena ukurannya yang kurang besar.

"Nantinya pompa-pompa ini diletakkan di wilayah Kota Sampang maupun dataran yang secara geografis lebih rendah dua meter dari permukaan air laut untuk membuang air ke laut," jelasnya.

 

 

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved