Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Pimpinan Dewan Pesimis Pusat Akan Bayar DAU dan Dana Perimbangan Jatim

 
10 Oktober 2016

Pimpinan Dewan Pesimis Pusat Akan Bayar DAU dan Dana Perimbangan Jatim

Pimpinan DPRD Jatim pesimis Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Perimbangan akan segera turun. Ini karena belum ada tanda-tanda ke arah sana, mengingat tax amnesty masih jauh dari harapan, sementara beban yang ditanggung APBN sangat berat dan butuh suntikan dana besar.

Ketua DPRD Jatim, A Halim Iskandar menegaskan sebelum ada hitam diatas putih, pihaknya pesimis jika pusat akan memberikan DAU dan Dana Perimbangan yang rencananya digunakan untuk menambah APBD 2017. Meski begitu, pihaknya bersama Komisi C DPRD Jatim berupaya untuk mendongkrak APBD 2017 yang sebelumnya dipathok oleh eksekutif sebesar Rp23,52 triliun.

"Kami pesimis DAU dan dana perimbangan akan segera cair. Pasalnya, saat ini pusat membutuhkan anggaran yang cukup besar untuk menutupi APBN yang defisit. Sedang hasil tax amnesty sendiri masih belum maksimal,"tegas Halim yang ditemui usai paripurna, Senin (10/10).

Sebaliknya, Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim, Renvill Antonio mengaku optimis RAPBD 2017 akan mengalami peningkatan. Hasil dari konsultasi dengan Menkeu, satu minggu lalu di Jakarta dipastikan adanya kenaikan dalam perolehan pajak pada tahun ini. Dan dipastikan pusat segera membayar DAU dan Dana Perimbangan ke Jatim.

Ditambahkan politikus asal Partai Demokrat ini, jika DAU dan Dana Perimabangan merupakan kewajiban yang harus diberikan pusat ke daerah. Untuk itu wajib bagi Pemprov Jatim untuk menagihnya.

"Sesuai dengan pertemuan dengan Kemenkeu dipastikan DAU dan Dana Perimbangan Jatim segera diberikan. Ini karena klaim pemerintah pusat telah berhasil dalam menjalankan tax amnesty dan menarik beberapa pajak. Dengan hasil ini diharapkan PAPBD 2017 dapat meningkat. Apalagi dalam melakukan perhitungan, Pemprov Jatim masih menggunakan hasil realisasi pendapatan yang lama yang tentunya terus bergerak setiap harinya,"papar pria yang telah tiga periode sebagai Anggota DPRD Jatim.

 

 

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved