Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Minta Alokasi ADD Ditambah

 
02 April 2013

Suara Indrapura : Minimnya alokasi dana desa (ADD) yang di kucurkan oleh Pemkab lewat APBD selama ini membuat Anggota DPRD Jatim, Soegiri Sancoko mengelus dada. Akibatnya, desa tidak memiliki kreativitas dalam memajukan desanya. Selain itu, ciri khas desa yang mengedepankan gotong royong semakin hilang.

Seraya dicontohkan di Kabupaten Ponorogo dan Trenggalek, disana setiap desa hanya mendapatkan bantuan dari APBD sekitar Rp 65 juta/tahun. Uang tersebut dirasa tidak cukup untuk membangun desa yang diharapkan bisa mandiri. “Melihat kenyataan tersebut tentunya saya akan menggerakan Pemkab agar memberikan tambahan alokasi ADD. Mengingat masalah ini bukan lagi menjadi domain provinsi,” tegas politisi asal Partai Demokrat ini.

Kedepan, tepatnya saat pembahasan RAPBD 2014 ditingkat kabupaten/kota diharapkan ada penambahan porsi untuk alokasi ADD. Paling tidak, diberikan alokasi anggaran hingga Rp300 juta/tahun per desa. “Kalau nantinya ADD mencapai Rp 300 juta/tahun yang  diberikan kepada 307 desa di Ponorogo, Trenggalek 102 desa maka dipastikan pembangunan desa akan berjalan maksimal dan mereka mampu mengelola kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Namun dengan catatan, saat penyerahan ADD ada semacam arahan yang harus dilaksanakan oleh Kepala Desa yang diberikan oleh pemerintah setempat. Dengan begitu hasil pembangunan desa dapat dinikmati oleh masyarakat. Pasalnya, otonomi daerah adalah memberikan kewenangan pembangunan tidak hanya ditingkat kabupaten/kota, tapi sampai pada desa.

Ketua Komisi E DPRD Jatim ini juga menambahkan, kebijakan ini akan semakin merekatkan kehidupan masyarakat desa. Ini karena dalam setiap pekerjaan di desa selalu dilakukan gotong royong. Termasuk saat dana pembuatan infrastruktur tidak mencukupi, mereka saling bahu membahu untuk mengerjakannya. “Kenyataan ini sampai sekarang masih ada. Dan ini sangat luar biasa. Untuk itu kami bermimpi hal itu akan menjadi kenyataan pada tiga sampai empat tahun kedepan,” imbuhnya.

Selain itu, jalan poros desa yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat segera teratasi. Pasalnya, selama ini Pemkab hanya memfokuskan pembangunan infrastruktur di perkotaan saja. “Jujur dengan adanya tambahan dana ADD maka multi efeknya sangat luar biasa sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi desa. Dengan begitu masyarakat tak lagi menunggu Dinas Kimpraswil atau Dinas PU Bina Marga yang melakukan pembangunan infrastruktur,” lanjutnya seraya mendukung pelaksanaan PBB yang per 2014 diserahkan kepada desa untuk menarik pajak. (Ajeng)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved