Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Plot Anggaran KPID dan KI Hanya Cukup untuk Gaji Komisioner

 
03 November 2016

Plot Anggaran KPID dan KI Hanya Cukup untuk Gaji Komisioner

Minimnya anggaran Komisi Infomasi (KI) dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dalam RAPBD 2017 yang masing-masing Rp700 juta dan Rp1,6 juta sangat disesalkan oleh Komisi A DPRD Jatim. Karenanya dengan dana yang hanya sekecil itu, komisi yang dibawa Dinas Komunikasi Informasi (Diskominfo) tidak dapat merealisasikan semua program yang dibutuhkan dan cukup untuk memenuhi gaji perbulannya.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Miftahul Ulum mengatakan sangat memprihatinkan dua komisi hanya diberikan plot anggaran total Rp2,3 miliar. Padahal sebelumnya sekitar Rp10 miliar dua komisi tersebut. Otomatis kalau tidak ada penambahan, anggaran dua komisi tersebut hanya cukup untuk biaya operasional.

"Ketika di gelar fit and propertest banyak sekali program-program yang bagus yang ditawarkan. Apalagi menghadapi kemajuan tekhnologi, banyak sekali penyiaran yang melanggar. Sementara saat ini alat-alat yang dimiliki oleh KPID usianya sudah tua, nah kalau hal ini tidak diimbangi dipastikan banyak pelanggaran yang terjadi baik oleh radio maupun televisi,"tegas politisi asal PKB, Selasa (1/11).

Ditambahkannya jika alokasi anggaran yang ada hanya cukup membayar gaji per bulannya. Sementar untuk menjalankan program kesulitan. Karenanya dalam pembahasan anggaran dengan Banggar, Komisi A akan memperjuangkan tambahan anggaran. Paling tidak hampir sama dengan tahun 2016, masing-masing Rp3 miliar.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Komisi A DPRD Jatim, Freddy Poernomo. Menurutnya saat ini nilai-nilai dan ideologi bangsa mulai pupus, akibat pengaruh iklim globalisasi. Termasuknya masalah institusi pemerintahan yang tidak memberikan pelayanan secara maksimal ke publik, maka ini dibutuhkan kerja dari KPID dan KI. Sementara disatu sisi, anggaran yang dikucurkan sangat minim. Karenanya sangat sulit bagi mereka menjalankan program yang ada. Untuk itu eksekutif harus memikirkannya.

"Bagaimana kinerja KPID dan KI bisa optimal jika anggaran yang dikucurkan sangat minim. Oleh karenanya kami berusaha kepada eksekutif untuk memberikan tambahan. Paling tidak jika tidak sama dengan tahun 2016, nanti bisa dikurangi sedikit,"tambahnya

 

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved