Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Pemerintah Cairkan DAU dan DAK PEMPROV Jatim

 
10 November 2016

Pemerintah Cairkan DAU dan DAK PEMPROV Jatim

Pemerintah pusat melalui kementerian keuangan (Menkeu) akhirnya mencairkan dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) pemerintah provinsi (Pemprov) jawa timur sebesar total Rp 4,2 triliun.

Kepastian pencairan DAK dan DAU ini setelah pemprov dan tim Banggar DPRD Jatim konsultasi ke kemenkeu, dimana dana Rp 4,2 triliun yang kemudian dimasukkan ke RAPBD 2017 yang total mencapai Rp 27 triliun.

Wakil ketua DPRD Jatim, Kusnadi di DPRD Jatim, rabu (9/11) mengatakan, pemerintah pusat telah melunasi DAU dan DAK yang empat bulan tertunda. Adapun rinciannya DAK Rp 1,9 triliun, sedangkan DAU Rp 1,8 triliun. Namun dari perhitungan tersebut ada sesuatu yang fantastis. Dimana pegawai pemprov yang sebelumnya berjumlah 20 ribu orang, kini naik mencapai 53.650 orang. Tentunya banggar eksekutif dan legislative lebih berhati-hati melakukan perhitungan.

Pria yang juga ketua DPD PDIP Jatim merasa lega, karena semua sudah selesai dan disesuaikan dengan anggaran yang ada. Diakui jika banyak program yang dikepras semisal untuk anggaran perjalanan dinas untuk legislative maupun eksekutif sebesar Rp 260 miliar terpaksa dipotong hingga 50% akibat minimnya pendapatan.” Sebenarnya untuk perjalan dinas  ada tambahan seperti di PP. namun hal ini tidak bisa dilakukan akibat minimnya PAD yang masuk di RPBD 2017,” tegasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Jatim lainya, Malik Efendi mengaku jika dana transitodari pusat berupa DAU dan DAK tidak bisa diotak-atik. Mengingat dana tersebut sudah sudah diplot untuk gaji guru SMA/SMK dan bantuan irigasi misalnya. Sehingga yang dapat dikelola oleh pemprov jatim sekitar Rp 23 triliun.” Yang pasti dana DAU dan DAK sistemnya transit artinya hanya mampir saja dan tidak boleh diotak-atik. Tapi kita sudah aman untuk gaji guru SMA/SMK,” ujar Malik yang juga ketua Fraksi PAN Jatim.

Gubernur Jatim, soekarwo menegaskan, jika tambahan anggaran dari pusat bukan lima triliun, tapi Rp 4,198 triliun.’’ Itu dari DAK (dana alokasi khusus) Rp 1,9 triliun dan dari Dau ( dana alokasi umum) Rp 1,8 triliun,” papar pria yang biasa disapa pak de Karwo ini.

Lebih lanjut dijabarkan, tambahan yang berasal dari DAU senilai Rp 1,8 triliun inilah yang digunakan untuk guru.” Jadi yang dari DAU itu pas untuk gaji PNS guru (SMA/SMK) yang dilimpahkan ke provinsi sebanyak 35.632,” tegas pak de karo.

Sedangkan untuk DAK, lanjutnya, salah satunya dana perbaikan sarana pendidikan, perbaikan penghasilan guru, serta tunjangan penghasilan guru.

Pak de karwo mengakui dana tersebut memang masih harus menunggu peraturan Presiden (Perpres) yang hingga saat ini belum turun.” Dasar kita adalah dari website kementerian keuangan. Ini yang tadi disepakati bersama dewan. Kita gunakan sebagai rujukan,” katanya.

 

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved