Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Penderita HIV-AIDS Terbesar Pada Ibu Rumah Tangga

 
04 Desember 2016

Penderita HIV-AIDS Terbesar Pada Ibu Rumah Tangga

Menteri Kesehatan RI, Nila F. Moeloek dalam acara puncak Peringatan Hari AIDS Sedunia tahun 2016 di Surabaya dengan Tema Nasional “Mari Kita Berubah, Masa Depan Gemilang Tanpa Penularan HIV”.
Tema tersebut sangat relevan dengan upaya yang dilakukan Pemerintah bersama dengan masyarakat untuk mengutamakan upaya promotif dan preventif dalam Pembangunan Kesehatan, termasuk dalam Pencegahan dan Pengendalian HIV AIDS.

Menkes juga mencanangkan gerakan ajakan Tes HIV untuk masyarakat umum. "Saat ini Faktor risiko penularan HIV terbanyak adalah melalui hubungan seks yang berisiko pada heteroseksual (66%), penggunaan jarum suntik tidak steril pada penasun (11%), lelaki seks dengan lelaki (3%), serta penularan dari ibu ke anak (3%)," ungkapnya.

Menkes menambahkan, Jumlah kasus AIDS yang dilaporkan tertinggi adalah pada ibu rumah tangga (10.626), tenaga non professional/karyawan (9.603), wiraswasta (9.439), petani/peternak/nelayan (3.674), buruh kasar (3.191), penjaja seks (2.578), PNS (1.819) dan anak sekolah/ mahasiswa (1.764). Data – data yang didapat tersebut di atas mendasari dalam strategi pencegahan dan pengendalian HIV AIDS yaitu dengan pendekatan yang berfokus dalam keluarga dan masyarakat.

Sementara itu, wakil ketua komisi E DPRD jatim, Suli Daim, menambahkan, ajakan tes HIV untuk masyarakat umum sangat penting dilakukan, sebagai dalam bentuk Kegiatan Kampanye Peduli HIV AIDS dengan slogan TOP segera Temukan orang dengan HIV AIDS (ODHA), segera Obati dengan antiretroviral (ARV), untuk Pertahankan kualitas hidup ODHA.

"pencegahan dan Pengendalian HIV AIDS perlu mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah, dikarenakan sejak tahun 2005 sampai dengan Desember 2015 telah dilaporkan 191.073 orang terinfeksi HIV di Indonesia. Sehingga hal ini perlu menjadi perhatian banyak pihak," ujar Politisi dari fraksi PAN ini.

Suli menegaskan, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan penemuan kasus HIV yang tinggi, disusul dengan provinsi DKI Jakarta, Papua, Jawa Barat dan Jawa Tengah, untuk itu pencegahan dan pengendalian HIV AIDS harus dilakukan bersama sama oleh pemerintah bersama dengan seluruh lapisan masyarakat untuk mencapai hasil yang sesuai dengan harapan.

 

 

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved