Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Extra Eksplorasi Untuk Memaksimalkan Potensi SDA Kab. Jember

 
01 April 2013

Suara Indrapura : Perlu ada langkah kongkrit dalam memaksimalkan sumber daya alam yang terkandung di Kabupaten Jember. Pasalnya, banyak sumber daya alam yang cukup potensial dan bisa dieksplor yang nantinya akan berdampak bagi pertumbuhan ekonomi di kabupaten Jember. Hal ini yang menjadi tekad anggota Fraksi PDIP DPR Propinsi Jatim Sugiono yang berangkat dari daerah pemilihan (Dapil) III Lumajang Jember.

Menurut Sugiono, dari data kandungan sumber daya alam yang ada, Kabupaten jember mempunyai potensi yang cukup besar bila dimaksimalkan lagi. Karena memiliki banyak potensi mulai pasir besi sampai mangaan.

Dikatakan Sugiono, potensi SDA di Jember seperti pasir besi di kawasan Puger, tambang emas di kawasan kecamatan Silo, serta Mangaan dikawasan Kalisanen Jember, merupakan potensi yang sampai saat ini belum di kelola secara maksimal. Pengelolaan masih dilakukan secara sederhana oleh masyarakat sekitar.
"Ini potensi yang saya lihat masih belum dikerjakan dengan maksimal oleh pemerintah Kabupaten maupun pemerintah propinsi jatim sampai saat ini,” ujarnya.

Menurut Pria yang juga mantan anggota DPRD Kabupaten Bondowoso periode 1999-2004 ini, pengelolaan sumber daya alam yang ada di Jember masih tradisional dan belum dimaksimalkan. Masyarakat hanya mengandalkan peralatan tradisional dalam mengelola potensi sumber daya alamnya. "Saat ini ekploitasi yang dilakukan belum maksimal. Imbasnya potensi yang luar biasa tersebut belum memberikan banyak pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sekitar," ungkapnya.

Padahal kata Sugiono, masyarakat diluar Jember banyak yang meminati potensi seperti pasir besi yang ada dikawasan Puger, karena kandungannya sangat bagus bagi kualitas pembangunan. Demikian pula kandungan emas dan mangaan juga mendapatkan incaran dari pihak luar untuk melakukan pengelolahan. "Coba bayangkan bila pasir yang banyak di cari masyarakat tersebut bisa di maksimalkan hasilnya maka akan memberikan dampak perekonomian yang luar biasa. belum lagi tambang emasnya bila di eksploitasi maupun mangaan yang ada," jelasnya.

Kata Sugiono kalau pemerintah kabupaten Jember dan Pemerintah propinsi Jatim melakukan manuver dengan memprioritaskan pengelolahan SDA yang ada disana, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang luar biasa di kabupaten Jember. "Saya bisa prediksi pertembuhan ekonomi yang akan terjadi dikabupaten jember bila itu dimanfaatkan akan mencapai 7 persen bahkan bisa lebih," jelas pria kelahiran kabupaten Bondowoso ini.

Sugiono mencontohkan, di Kabupaten Kendari provinsi Sulawesi Tenggara, pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut dapat meningkat dengan mengandalkan sumber daya alamnya. Dari data yang diperoleh, hanya mengandalkan SDA yang dimiliki Kabupaten Kendari pertumbuhan ekonominya saat ini mencapai 10,7 %. "Ini kan luar biasa bagi Jember, bila benar-benar bisa mengelola sumber daya alam yang ada," terang Giono.

Selain hal itu, Sugiono juga berharap agar ada langkah propinsi Jatim dalam memberikan peningkatan para nelayan yang ada di kawasan pantai pantai Puger. Dari masukan yang didapat, ternyata para nelayan dikawasan tersebut masih terkendala adanya pendangkalan dari laut lepas ke pantai. Imbasnya banyak nelayan mengalami kerugian ketika melaut. Mereka harus memindahkan hasil tangkapannya ke kapal kecil terlebih dahulu baru bisa sampai ke daratan untuk dijual.

"Proses pemindahan dan pengangkutan hasil tangkapan nelayan ke perahu kecil untuk menurunkan hasil tangkapanya memerlukan waktu sehari. Ini kan jelas merugikan nelayan karena banyak ikan yang tidak segar lagi," ungkapnya.

Kata Sugiono problem ini harus segera diatasi oleh pemerintah propinsi maupun pemerintah kabupaten Jember dengan melakukan pengerukan agar jalur nelayan untuk masuk ke pantai setelah mereka melakukan penangkapan ikan bisa lancar. Tanpa adanya pengerukan tersebut, maka akan membuat nelayan kesulitan dalam menurunkan hasil tangkapannya. Imbasnya hasil yang bagus yang mereka inginkan tidak bisa terwujud.

"Kalau pemerintah mau melakukan hal itu ada dua keuntungan. selain memberikan akses jalur laut yang mudah bagi nelayan menuju pantai untuk menjual hasil tangkapannya, pasir pengerukan yang merupakan pasir besi bisa di jual yang nantinya akan memberikan masukan bagi PAD kabupaten jember pada khususnya dan Pemprop jatim pada umumnya," ungkap pria yang cukup tenang pembawaannya ini. (Noni)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved