Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Peserta BPJS Belum Sesuai Target Dewan Bentuk Pilot Projeck untuk JKN 2017

 
03 April 2017

Peserta BPJS Belum Sesuai Target Dewan Bentuk Pilot Projeck untuk JKN 2017

DPRD Jawa Timur menargetkan tahun depan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bisa total coverage dari jumlah masyarakat di Jawa Timur. Ini lebih awal dari target Pemerintah Pusat yang mencanangkan pada 2019 untuk menuju Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Ketua Komisi E DPRD Jatim dr. Agung Mulyono menilai, kinerja BPJS hingga saat ini belum memuaskan. Padahal telah memasuki tahun keempat beroperasi, tapi keanggotaan masih 50 persen. Semestinya jumlah kepesertaan telah mencapai 70 persen. “Seharusnya kepesertaannya sudah bertambah banyak. Namun ini kepesertaannya baru separuhnya,” ujar Politisi dari Fraksi Demokrat DPRD Jatim ini.

Dia melanjutkan, masih sedikitnya kepesertaan anggota ini, dikarenakan kepercayaan yang kurang terhadap BPJS. Baik itu yang mendaftar secara mandiri maupun kolektif. Untuk itu, pihaknya mendorong dilakukannya pilot project di tiga Daerah demi menyukseskan hal tersebut. Ketiga Daerah yang ditunjuk adalah Kota Mojokerto, Kota Kediri dan Banyuwangi. Diharapkan ketiganya menjadi contoh.

“Kami memang ingin pilot project ini sukses. Kalau di Kota besar, seperti Surabaya, susah nanti. karena terlalu besar penduduknya. Jika hasilnya bagus, selanjutnya akan di copy di Daerah lain,” urainya saat di temui seusai pertemuan dengan Dinas Keseatan dan BPJS.

Agung menargetkan, pada semester dua 2017, proyek total coverage ini bisa sukses. Dengan begitu, awal tahun bisa seluruhnya kepala daerah dikumpulkan guna mencontoh yang dilakukan ketiga daerah. “Saat ini masih satu H yang sukses. Semestinya ada empat H, yakni Happy BPJS, Happy pasien, happy provider (puskesmas dan rumah sakit) dan dokter atau dinas kesehatan,” urainya.

Sementara itu, Kepala BPJS Regional VII Jatim Handaryo menambahkan, Anggota BPJS di Jawa Timur saat ini masih 57 persen dari jumlah penduduk. Yaitu sekitar 23,3 juta jiwa dari 40 juta yang terdaftar di Dinas Kependudukan setiap Kabupaten/Kota. “Kami akan kejar kekurangannya kedepannya. Hingga target kami 2019 selesai,” kata Handoyo.

Kendati demikian, dirinya menegaskan bahwa tidak mudah bagi pihaknya melakukan sendiri. Untuk itu, perlu ada bantuan dari Pemerintah Daerah. Diharapkan dengan dicetuskannya pilot project ini bisa sukses. “Mudah-mudahan dengan bantuan Pemprov. Jatim bisa meningkat. Kami tidak bisa lakukan sendiri, rumah sakit dan kebutuhan kamar serta kasur pasien disediakan oleh Pemerintah,” tandas Handoyo. 

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved