Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Fraksi PDIP DPRD Jatim Tolak Penerapan Full Day

 
14 Juni 2017

 Fraksi PDIP DPRD Jatim Tolak Penerapan Full Day

Rencana penerapan full day kepada para Murid oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mendapat penolakan dari Fraksi PDIP DPRD Jatim. Mengingat full day dapat menghapus kultur masyarakat, terutama di perdesaan.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Jatim, Sri Untari mengatakan, meskipun hanya belajar selama 5 hari, kebijakan sistem belajar full day dinilai tidak efektif bagi para Murid, terutama yang ada di perdesaan. Mengingat kebijakan tersebut secara perlahan-lahan dapat menghapus kultur dan interaksi si anak kepada lingkungan sekitarnya.

Untari mengaku selama ini anak yang hidup di perdesaan, setelah pulang sekolah membantu orang tuanya. Seperti memandikan sapi, bercocok tanam, dan mencari buah-buahan. Anak-anak terbiasa berinteraksi dengan lingkungannya yang sudah menjadi kultur.  “Setelah aktifitas di lapangan, anak-anak mengaji di sekitar tempat tinggalnya,” katanya, di gedung DPRD Jatim, Rabu (14/6/2017).

Maka full day sangat tidak bijak, jika diterapkan di seluruh Sekolah. Mengingat  kultur anak perdesaan dengan perkotaan berbeda. “Kalau full day, anak-anak tidak dapat mengaji di kampungnya. Mengaji itu juga bagian dari adaptasi dengan orang sekitarnya,” paparnya.

Full day sangat cocok diterapkan bagi masyarakat urban, atau perkotaan. Mengingat masyarakat perkotaan tidak banyak ikut mencari nafkah, seperti anak perdesaan. Di sisi lain, full day di perkotaan dapat mencegah terjadinya perbuatan negatif.

Fraksi PDIP berharap agar mendikbud mengkaji ulang rencana penerapan full day bagi seluruh Sekolah. Full day sebaiknya diterapkan bagi Sekolah diperkotaan, atau Sekolah Keluarga Menengah keatas.(Adi)

 

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved