Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Halal Bi Halal DPRD Provinsi Jawa Timur

 
05 Juli 2017

Halal Bi Halal DPRD Provinsi Jawa Timur

Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo bersama jajaran SKPD Pemprov Jatim menghadiri Halal bi Halal yang digelar DPRD Jatim, Rabu (5/7).

Kehadiran orang nomor satu dilingkungan Pemprov Jatim ini, menambah kekhidmatan pelaksaaan Halal bi Halal yang menjadi ajang rutin usai Lebaran Idul Fitri.

Hampir semua Anggota DPRD Jatim hadir dan berdiri berjajar dan bersalaman bergantian. Selain itu, jajaran Pejabat Pemprov Jatim juga ikut bersalaman, untuk menyampaikan rasa suka cita Halal bi Halal usai Idul Fitri.

Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur menyampaikan, kegiatan Halal bi Halal dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan Sidang Paripurna. Sehingga pertemuan yang digagas, ada makna dan manfaatnya.

“Selain Halal bi Halal sesama Anggota Dewan, jajaran Dewan Jatim juga melakukan Halal bi Halal bersama Gubernur Soekarwo bersama jajaran Dinas di Pemprov Jatim,” tandas Ir. H. Abdul Halim Iskandar.

Pada kesempatan itu, Soekarwo menyampaikan dukungan diberlakukannya penetapan tarif atas dan bawah taxi online oleh Menteri Perhubungan RI. Pasalnya, penetapan tersebut sudah melibatkan seluruh pihak, baik pemerintah, pakar transportasi dan pimpinan perusahaan taxi online.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, tarif bawah taxi online di Jawa Rp 3.500 per km dan batas atasnya sebesar Rp. 6.000 per km.

“Kami mendukung penetapan tarif atas dan bawah itu karena proses pengambilan keputusannya sudah partisipatoris” kata Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim saat di usai Sidang Paripurna DPRD di Kantor DPRD Jatim, Jl. Indrapura Surabaya, Rabu (5/7).

Terkait taxi konvensional, Pakde Karwo minta kepada Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI agar tarif bawah taxi konvensional di Jawa Timur tetap berada di angka Rp. 4.484,00. Sementara disisi lain, Kemenhub menginginkan tarif bawah lebih besar dari angka tersebut.

“Kami telah mengirimkan surat kepada Kemenhub agar tarif bawah taxi konvensional di Jatim tetap Rp. 4.484. Pasalnya, jika tarifnya ditambah nanti taxi konvensional bisa tutup. Jika taxi konvensional sampai tutup, maka problemnya akan bertambah kompleks” katanya.

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved