Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Komisi B : Adakan Sosialisasi Perda Rendemen Tebu

 
28 Maret 2013

Suara Indrapura : Sebagai salah satu upaya menuju swasembada gula nasional 2014, Komisi B DPRD Jatim melakukan sosialisasi Perda No 17/2012 tentang Peningkatan Rendemen dan Hablur Tanaman Tebu Pemprov Jatim, di Hotel Grand Surya, Jumat (15/3) kemarin.

Melalui sosialisasi yang dihadiri oleh perwakilan pabrik gula dan petani tebu Kediri ini, ketua komisi B, Agus Dono berharap rendemen gula di Jatim dapat mencapai angka 10 dalam kurun waktu tiga tahun mendatang. Pasalnya, sekarang rendemen tebu di Jatim masih bervariasi. Oleh karena itu, adanya Perda No 17 tahun 2012 ini tidak memunculkan perbedaan yang mencolok.

“Salah satu upaya menuju swasembada gula nasional 2014 adalah dengan meningkatkan rendemen tebu. Pada saat ini perbaikan kualitas pertanaman tebu merupakan faktor penting yang harus mendapatkan perhatian serius. Oleh karena itu perlu ada payung hukum yang mengatur rendemen tebu,” ujar politisi partai Demokrat tersebut.

Menurutnya, ada tiga komponen yang berperan aktif untuk mensukseskan Perda tersebut. Yakni pemerintah, petani tebu, dan industri gula. Karenanya, Perda ini disusun sedemikian rupa agar bermanfaat bagi semua pihak yang terkait. Dalam Perda ini juga diatur mengenai kewajiban dan hak yang harus dipatuhi oleh ketiga stakeholder.

“Misalnya saja, petani tebu wajib mematuhi pedoman yang ada di Perda ini. Pabrik gula wajib mematuhi metode-metode dan penetapan rendemen. Sedangkan pemerintah wajib membantu keberdayaan petani dengan menyediakan bibit unggul dan varietas tebu,” urai Agus Dono.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perkebunan Pemprov Jatim, Syamsul Arifin, menambahkan bahwa ketersediaan lahan di Jatim jangan dianggap sebagai faktor penghambat untuk meningkatkan produksi gula. Terlebih ada lahan puluhan hektar di Madura yang juga siap untuk ditanami tebu. Termasuk Madura sudah dijadwalkan bakal berdiri Pabrik Gula yang rencanannya dikelola PTPN X.

“Rendemen tebu di Jatim sekarang rata-rata sudah mencapai 8. Dengan demikian, peningkatan rendemen tebu dengan angka 10, optimistis dapat diwujudkan. Dalam upaya meningkatkan rendemen tersebut, nantinya petani akan mendapat bantuan bibit tebu yang unggul serta sesuai dengan kondisi tanah di Jatim. Nanti penyediaan bibit tebu bekerjasama dengan P3GI," tandas Samsul.

Anggota Komisi B lainnya, Subianto menjelaskan Perda No 17 tahun 2012 merupakan inovasi guna menciptakan suatu transparansi diantara stakeholder dan mewujudkan kemandirian. Sehingga dalam Perda yang digagas oleh komisi B DPRD Jatim ini mencakup beberapa hal. Diantaranya mengenai penyediaan bibit kualitas unggul, pedoman budidaya tebu, target peningkatan rendemen, standarisasi efisiensi pabrik gula, pemberdayaan petani tebu, membentuk lembaga pembinaaan dan pengawasan secara independen.

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved