Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Komisi B Desak Pemprov Jatim Ambil Alih P3GI

 
11 Oktober 2017

Komisi B Desak Pemprov Jatim Ambil Alih P3GI

Keberadaan Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) yang terkenal menghasilkan bibit berkualitas tinggi yang ada di Pasuruan kini kondisinya sangat merana. Pasalnya, P3GI yang dibawah Manajemen PT. RTN (Riset Perkebunan Nasional) tidak memiliki anggaran cukup untuk melakukan penelitian beberapa tanaman keras seperti kakao dan tebu.

Karenanya, tegas Ketua Komisi B DPRD Jatim, Ach. Firdaus Febrianto bersama Pemprov. Jatim berencana akan membahas untuk mengambil alih P3GI yang usianya sudah mencapai 130 tahun ini. Alasannya, banyak hasil atau bibit yang dihasilkan dari penelitian oleh P3GI memiliki kualitas unggulan. Dan ini cocok untuk kondisi Jawa Timur yang selama ini menjadi lumbung pangan.

Dalam waktu dekat ini kami akan membahas masalah tersebut dengan Dinas Pertanian Jatim. Kemungkinan P3GI yang kini dikelola pihak swasta kemungkinan bisa diambil alih oleh Pemprov Jatim. Mengingat banyak hasil penelitian yang dilakukan oleh P3GI memiliki kualitas unggulan, khususnya untuk benih tebu,’’papar Politikus asal Partau Gerindra, Rabu (11/10).

Meski diakui Firdaus, jika saat ini untuk mengambil seluruh asset P3GI masih banyak kendala, diantaranya terkait anggaran. Tapi paling tidak bisa dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan kekuatan APBD Jatim yang ada. Dan selanjutnya keberadaan P3GI dapat berdiri sebagai Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) dibawah Dinas Pertanian.

Yang pasti banyak keuntungan yang didapatkan Jawa Timur kedepan jika nantinya P3GI dikelola oleh Pemprov. Jatim. Ini karena Jatim ditunjuk sebagai lumbung pangan, maka otomatis dibutuhkan benih tanaman yang memiliki kualitas tinggi dan unggulan. Dan ini sangat cocok untuk keberlangsungan pangan di Jawa Timur,’’tambah Pria asli Lamongan ini.

Terpisah, Anggota Komisi B DPRD Jatim yang lain, Noer Soetjipto menegaskan dengan diambilalihnya P3GI oleh Pemprov Jatim, paling tidak bisa menaikan rendemen tebu yang selama ini hanya bekisar 6 saja. Akibatnya pendapatan petani tebu sangat rendah, sementara dalam Perda rendemen yang dimiliki Pemprov Jatim mengisyaratkan mencapai 8 hingga 10.

Secara pribadi saya mendukung alih kelola ini. Sayang jika P3GI yang memiliki Tenaga Ahli dalam penelitian dibiarkan mati tak terurus. Pasalnya, disatu sisi Jawa Timur sangat membutuhkan rendemen tebu diatas 8. Dengan begitu petani tebu bisa sedikit tersenyum, ’’lanjutnya.

Apalagi diketahui P3GI berdiri sejak tahun 1887 yang berdirinya digagas oleh Pemerintah Belanda. Dimana mereka memiliki pengalaman yang cukup lama dalam penelitian. Dan para peneliti ini kedepan tuntutannya tidak neko-neko. ‘’Hanya ingin meneliti saja, dan anggarannya diserahkan ke pengelola yaitu Pemprov Jatim,’’pungkasnya

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved