Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Larang Bangun Masjid Muhammadiyah di Aceh, Komisi A Jatim Minta Aparat Kepolisian Usut Tuntas Aktor nya

 
19 Oktober 2017

Larang Bangun Masjid Muhammadiyah di Aceh, Komisi A Jatim Minta Aparat Kepolisian Usut Tuntas Aktor nya

Ulah sekelompok masyarakat yang melarang membangun Masjid Muhammadiyah di Kota Bireuan-Aceh mendapat protes keras oleh  Pemuda Muhummadiyah, karena ini bisa dinilai  memecah belah Umat Islam dan sangat bahaya sekali.

Husnul Aqib, Anggota Komisi A DPRD Jatim yang menangani tentang Hukum dan Pemerintahan menilai bahwa persoalan ini harus secepatnya di ditangani aparat Kepolisian untuk mengusutnya, sebab ini bisa mengarah perpecahan sesama Agama Islam.

“Kasus ini tidak bisa di biarkan, Saya mendesak kepada aparat khususnya Kepolisian untuk segera mengungkap siapa aktor di balik layar ini yang melarang membangun Masjid Muhammadiyah di Kota Bireuan - Aceh," tegas Husnul Aqib saat di temui di Gedung DPRD Jatim, Kamis (19/10).

Politisi kawakan asal PAN Jatim ini menegaskan jika ini tidak secepatnya di usut oleh aparat kepolisian di kawatirkan akan merembet kemana- mana. "Kejadian ini merupakan ancaman teroris untuk berkehidupan berdemokrasi di Indonesia dan ini tidak bisa di biarkan ," tegas Husnul  Aqib, serius.

Karena itu dirinya melalui Komisi A  meminta dan mendesak Pemerintah Pusat khususnya Kementrian Agama dan  Aparat Kepolisian  supaya kasus kejadian yang mengarah perpecahan antar Umat Islam beragama ini segera di usut tuntas.

Untuk di ketahui bahwa argumentasi pelarangan pembangunan Masjid Muhammadiyah di Kecamatan Juli Bireuan Aceh yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat di sebutkan, karena merupakan Masjid Kelompok dan bukan merupakan Ahlul Sunnah Waljamaah dan ini menunjukan sikap memecah belah Agama Islam di Aceh , akan tetapi malahan ini sepertinya di diamkan oleh Pemerintah setempat

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved