Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Serapan APBD Jatim 2017 Diyakini di Atas 90 Persen

 
14 Desember 2017

Serapan APBD Jatim 2017 Diyakini di Atas 90 Persen

Ketua Fraksi PDI P DPRD Jawa Timur Sri Untari meyakini penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jatim 2017 bisa di atas 90 persen. Meskipun, per 8 Desember 2017, penyerapan APBD Jatim 2017 baru 81,45 persen.

Sri untari meyakini, minimnya serapan APBD tersebut bukan berarti banyaknya proyek Pemprov Jatim yang tidak berjalan. Tetapi, karena adanya proyek-proyek yang belum selesai, sehingga pembayarannya belum dibayarkan. Atau, bisa jadi proyeknya sudah dibayar, hanya saja laporannya belum selesai dan belum tercatat.

"Nanti setelah tanggal 15 (Desember 2017) itu baru ketahuan semuanya. Itu nanti banyak yang bisa dikeluarkan di akhir tahun. Saya masih menduga kita nanti (serapan APBD) bisa di atas 90 persen," kata Sri Untari.

Anggota Komisi C DPRD Jatim itu menerangkan, banyak proyek di Jawa Timur yang dalam satu tahun itu terdiri dari tiga termin. Sehingga, kemungkinan laporannya baru dua termin yang masih, dimana laporan satu termin lainnya baru dilakukan di ditik-detik pergantian tahun.

Maka dari itu Sri untari meyakini, tidak ada proyek yang tidak berjalan pada tahun APBD 2017 di Jatim. Apalagi, DPRD pun diakuinya rajin menjalin komunikasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jawa Timur terkait keberlangsungan proyek. 

"Kita mencoba untuk bicara dengan OPd yang ada, termasuk dengan keuangan. Mereka menyampaikan bahwa memang ada yang belum realisasi anggarannya karena itu tadi, masalah mekanisme saja atau SPJ-SPJ-nya saja. Tapi proyeknya semua berjalan," ujarnya

Pihaknya juga, kemudian mengingatkan langkah strategis yang bisa dijalanlan Pemprov Jatim untuk mengontrol penyerapan APBD 2017 sesuai harapan. Diantaranya adalah memaksimalkan evaluasi tiga bulanan.

"Jadi ketika ada OPD ini, melaksanakan program ini nilainya sekitar berapa ratus miliar misalkan, pada triwulan pertama sudah berapa. Kalau ternyata pada triwulan pertama terlihat, lho kok baru 5 persen, berarti gak kerja," kata Sri.

Politisi asal Fraksi PDIP ini menjanjikan, DPRD Jatim selaku pengawas, akan meminta seluruh anggota DPRD di masing-masing komisi untuk juga memaksimalkan pengawasannya terhadap bagaimana realisasi anggaran di dalam pedoman APBD yang sudah dibuat. Sehingga, setiap proyek di Jawa Timur bisa berjalan sesuai rencana

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved