Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Bangkitkan Usaha UKM Perlu Pinjaman Lunak Bunga Ringan

 
23 Februari 2018

Bangkitkan Usaha UKM Perlu Pinjaman Lunak Bunga Ringan

Daerah pilihan (Dapil) II Pasuruan dan Probolinggo memiliki banyak potensi, baik itu di sektor pesisir pantai maupun wisata. Dengan suntikan pinjaman modal tentunya bisa semakin mendongkrak perekonomian masyarakat. 

Anggota Komisi C DPRD Jatim Kusnadi mengatakan, perlu ada bantuan pinjaman modal usaha kecil menengah (UKM). Terutama bagi mereka, kelompok usaha yang baru mulai berdiri. Pijaman modal lunak perlu diberikan untuk menyokong usaha-usaha di masyarakat bawah. “Pinjaman modal masyarakat masih kesulitan. Fokus bantuan atau pinjaman kurang dijangkau bagi masyarakat bawah. Padahal mereka sangat membutuhkan hal tersebut,” ujar Kusnadi. 

Anggota Fraksi Demokrat ini pun melihat, selama ini bank masih ragu memberikan dana bantuan bagi UKM yang baru berdiri. Sasaran pemberian pinjaman selalu diberikan kepada unit usaha yang sudah mapan dan besar. Hal tersebut membuat masyarakat kecil yang baru mendirikan usaha selalu kesulitan mencari permodalan. Sehingga banyak dari usaha mereka ini yang justru gulung tikar. Penguatan instruktur pembiayaan perlu bagi UMKM, petani dan nelayan. 

“Menurut saya, selain pinjaman juga perlu diberikan pembinaan. Jadi bank juga tidak merasa takut, kalau usaha mereka pailit. Mereka bisa mengontrol langsung dan tetap menjaga agar peminjam bisa tetap bisa membayar pinjamannya. Pembinaan yang dilakukan ini bisa melalui pendampingan terhadap UKM. Sehingga mereka tahu bagaimana menggunakan dana yang tepat,” bebernya. 

Dengan begitu, diharapkan mampu mendongkrak perekonomian di Pasuruan dan Probolinggo. Peningkatan kesempatan dalam berusaha dengan memberikan pembinaan teknis menejemen dalam memulai usaha dan penyediaan skim-skim pembiayaan alternatif. Selanjutnya, dapat menyerap lapangan pekerjaan di sekitar tempat usaha tersebut. Tidak hanya pendiri UKM saja, namun juga roda ekonomi masyarakat sekitar turut terbantukan dengan semakin besarnya unit usaha yang didirikan. 

Selain pembinaan, lanjut anggota Komisi C tersebut, perlu adanya penataan jaringan pasar bagi UKM yang baru berdiri. Baik di pasar domestik maupun internasional. Ini bisa dilakukan dari pengembangan lembaga pemasaran. Mereka tidak perlu lagi bingung menyalurkan usaha mereka. 

Selain pinjaman lunak, Kusnadi juga menyoroti soal infrastruktur pertanian. Menurutnya, perlu ada penguatan terhadap pembangunan infrastruktur seperti sistem pengairan atau irigasi. Mengingat jumlah lahan pertanian di Jatim semakin menyusut. Oleh sebab itu, perlu penataan sistem agar lebih menunjang untuk memproduksi beras dengan masa panen yang lebih cepat. 

“Jangan sampai pembangunan infrastruktur justru membuat saluran irigasi menjadi rusak. Perlu ada perhatian untuk tetap menjaga stok beras diangka yang bagus.Selama ini pemprov sudah menyatakan tidak mengimpor bahan makanan dan menolak impor beras,” tandasnya

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved