Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Gubernur Minta Raperda Jangan Tergesa-gesa

 
01 Maret 2018

Gubernur Minta Raperda Jangan Tergesa-gesa

Gubernur Jatim  Soekarwo meminta dan berharap agar pembahasan Raperda Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) tidak perlu tergesa - gesa disahkan terlebih dahulu. Pasalnya saat FGD tadi ada masukan banyak dari kabupaten/kota terkait regulasi raperda RPIP. "Saya ingin Raperda RPIP ini harus ada regulasi baru, antara pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota, sehingga raperda RPIP ini benar tepat sasaran, serta berjalan sesuai dengan harapan. Yaitu membentuk kawasan industri yang realistis sesuai undang undang perindustrian, " tegas Pak de Karwo sapaan akrabnya Gubernur Jatim, Soekarwo usai FGD tentang Raperda RPIP bersama Bupati/Walikota Se Jatim di DPRD Jatim.

Dikatakannya, untuk kawasan Industri di Jatim yang telah ditetapkan secara nasional, yaitu dikawasan Pantai utara mulai Gresik, Lamongan, dan Tuban. "Secara nasional,  UURPIP ini diperuntukan di kawasan industri pertambangan di pantai utara seperti Lamongan, Tuban dan Gresik,"ujarnya.

Namun untuk Perda RPIP di Jatim, pihaknya akan mengusulkan juga ada kawasan industri untuk agro dan perikanan. Ia mencontohkan di kawasan Lamongan tidak hanya tambang saja. Tapi juga harus menjadi kawasan pertanian, karena di Lamongan dalam RPJMD provinsi Jatim masuk lumbung padi. Seperti jagung, beras.  "Jadi kami harap satu daerah kawasan tidak hanya terfokus satu industri saja, tapi juga tiga yaitu Tambang, Argo dan perikanan, dan manifaktur,"ujar Pak de karwo yang juga mantan Sekdaprov Jatim ini.

Ia menambahkan, untuk wilayah selatan Jatim akan dikembangkan industri yaitu perikanan, pertanian dan pertambangan. "untukwilayah Selatan ini kami lebih mengunggulkan perikanan, karena potensi ikan disana potensinya besar,"ujarnya. 

Terpisah Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim, Aisyia Lilia Agustin menegaskan jika industri di merupakan salah satu pengungkit ekonomi terbesar PDRB di Jatim.Karenanya perlu adanya regulasi terkait dengan pendirian kawasan industri. "Seiring pengusaha saat melakukan perluasan usahanya selalu dihantui dengan tingginya harga. Namun dengan adanya regulasi ini maka akan pelaku industri akan nyaman karena mendapat perlindungan,"tegas politisi berjilbab ini.

Dicontohkannya, Jababeka dimana kawasan tersebut yang notabene menempati lahan tandus kini berkembang pesat. Selain itu dari kawasan industri yang berdiri di jakarta dan Bekasi mampu mengangkat pelaku UMKM serta pemilik katering, jasa laundry hingga berdirinya hotel dan tempat wisata. "Artinya di lahan tandus kita dapat mendirikan kawasan industri yang berintegrasi. Sehingga yang selama ini menggunakan lahan pertanian dapat digeser dengan tidak mengorbankan usaha pertanian. Dengan begitu dari regulasi ini Gubernur dan Dewan bersama-sama akan meningkatkan perekooian di Jatim,"papar politisi asal PKB ini. 

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved