Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Dirut PT. PWU Ceroboh, Investasikan Uang APBD Rp 2 Triliun Terancam Hangus

 
16 April 2018

Dirut PT. PWU Ceroboh, Investasikan Uang APBD Rp 2 Triliun Terancam Hangus 

Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur Anik Maslachah menilai PT Panca Wira Usaha (PWU) kurang hati-hati dalam menanamkan modalnya di tol Legundi-Manyar. Pasalnya, tanpa tahu regulasi, BUMD milik Pemprov. Jatim itu dengan gegabah menanamkan sahamnya di pembangunan tol tersebut. 

"PWU ceroboh dalam melakukan investasi, tanpa melakukan kajian yang mendalam secara ekonomi maupun hukumnya, mirisnya untuk persoalan persyaratan dan segala macam yang seharusnya sudah dibicarakan sejak awal, tapi kenapa di tengah perjalanan di saat sudah menanamkan uang APBD baru mengetahui artinya kajian ekonominya lemah," katanya Politisi dari Fraksi PKB ini. 

Sementara itu Giyanto, Anggota Komisi C DPRD Jatim menjabarkan, total panjang tol krian-legundi-bunder-manyar sepanjanv 38,29 km, kajian awal yang dilakukan PT. PWU untuk total investasi sebesar 7-8 triliun tapi ternyata total investasi sebesar 12,224 triliun, dan saham PT PWU sebesar 20 persen atau sekitar Rp 2 triliun dari total investasi. 

“Tapi dalam prosesnya ternyata PT PWU baru mengetahui ada syarat untuk membangun tol di jatim harus ikut andil membangun tol di wilayah Sumatera dengan nilai investasi sebesar 25 persen, itu yang menjadi keberatan PT PWU, jika PWU tidak mampu memenuhi persyaratan itu, maka secara otomatis sahamnya akan terdelusi (terlempar) kemungkinan saham yang ada dijual atau dikembalikan itu yang belum diketahui dikarenakan sekarang masih dalam proses hukum,” ungkap Politisi dari Fraksi PDIP DPRD Jatim ini.

Giyanto menegaskan, Rekomendasi komisi C untuk kasus ini pada PT PWU yakni proses tetap diikuti, diselesaikan secara baik sekaligus melakukan kajian-kajian ekonomi maupun hukumnya dan perkembangannya dilaporkan kepada Legislatif dan Eksekutif.

“Komisi C DPRD Jatim juga meminta Dirut PT PWU Basanto Yudoyoko tidak kembali mengulangi kesalahan dalam berinvestasi dan jika ingin melakukan investasi harua melewati kajian ekonomi, kajian hukum dengan melibatkan Tim Ahli atau Akademisi, dengan begitu investasi yang dilakukan benar-benar matang dan bisa diperhitungkan rugi-untungnya kedepan, bukan malah asal melakukan investasi tapi di tengah jalan mengalami permasalahan, sedangkan uang yang digunakan adalah uang rakyat,” tegasnya.

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved