Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Biaya Ekstra Kurikuler Tinggi, Gubernur Sulit Gratiskan SMA/SMK

 
05 Juni 2018

Biaya Ekstra Kurikuler Tinggi, Gubernur Sulit Gratiskan SMA/SMK

Gubernur Jatim, Soekarwo menolak menggratiskan untuk SMA/SMK. Mengingat biaya tertinggi bukan pada Sumbangan Pendidikan dan Pembangunan (SPP), namun di ekstra kurikuler.

"Kita tahu Sekolah yang bagus biasanya ekstra kurikulernya sangat banyak dan bermutu. Tak heran tarikan tertinggi ada pada biaya ekstra kurikuler. Dan jujur Pemprov Jatim tidak bisa menggratiskan untuk SMA/SMK,"papar Pakde Karwo, panggilan akrab Gubernur Jatim ini, Selasa (5/6).

Namun kalau sebatas menggratiskan SPP tidak ada masalah. Pasalnya, yang selama ini membebani iuran sekolah yaitu pada pembayaran ekstra kurikuler. Apalagi kalau ekstra kurikulernya seperti renang, baseball yang kemungkinan biaya tinggi.

Seperti diketahui Ketua Fraksi Golkar Jatim, Sahat Tua Simandjutak minta Gubernur Jatim menggratiskan SPP untuk SMA/SMK pada 2019. Mengingat pada 2019 Pemprov Jatim tidak lagi menanggung dana pilgub. Sehingga masih ada anggaran untuk dialihkan pada penggratisan SPP.

Sementara itu, Hartoyo yang juga sebagai Ketua Komisi E yang membidangi Pendidikan mengakui, bahwa memang saat ini sekolah tingkat SMA dan SMK di Surabaya masih di jumpai beberapa sekolahan harus membayar. Hal ini terjadi karena Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya masih kurang legowo mempercayakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang di beri wewenang untuk mengelola SMA dan SMK di Surabaya. 

"Gara gara Pemkot Surabaya tidak mau memberikan anggarannya kepada pemerintah provinsi Jawa Timur akhirnya untuk sementara pendidikan sekolah SMA dan SMK di Surabaya masih bayar dulu," terang Hartoyo saat reses di Simo Kwagean.

Di tegaskan Hartoyo, jika Pemeritah Kota Surabaya tidak bersikukuh dan mau menyerahkan anggaran nya yang sudah ada kepada Pemprov Jatim maka bisa di pastikan sekolah SMA dan SMK di Surabaya tidak akan bayar alias gratis seperti di sekolah SMA/SMK yang ada di kota/kabupaten lainnya. 

Politisi asal Partai Demokrat Jatim ini  menjelaskan mudah mudahan untuk tahun depan sekolah SMA dan SMK di Surabaya akan gratis karena anggaran pendidikan nya sudah berada di pemerintah Provinsi Jawa Timur dan warga Surabaya khususnya yang memiliki anak yang sekolah di tingkat SMA dan SMK tidak akan terbebani lagi. 

"Insya Allah jika saya di percaya lagi oleh masyarakat Surabaya untuk duduk sebagai Anggota DPRD Jatim lagi, saya berjanji akan kawal terus lewat Dinas Pendidikan Jatim supaya sekolah SMA dan SMK di Surabaya tidak membayar alias gratis sehingga para orang tua tidak merasa keberatan dan terbebani,  " pungkas Hartoyo

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved