Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Kelangkaan Solar Kesalahan Pertamina

 
29 April 2013

Suara Indrapura : Terjadinya kelangkaan solar yang mengakibatkan panjangnya antrian kendaraan di SPBU-SPBU akibat pembatasan solar subsidi oleh pertamina dikritisi oleh Komisi B DPRD Jatim, Kamis (25/4). Komisi yang membidangi perekonomian tersebut menilai timbulnya antrian panjang pembelian solar subsidi akibat kesalahan sistem pertamina dalam memberi pasokan solar di SPBU-SPBU.

Ketua Komisi B DPRD Jatim, Agus Dono Wibawanto, mengatakan antrian panjang bisa diminimalisasi jika pertamina menerapkan sistem yang baik dalam distribusi solar subsidi. Munculnya antrian panjang, seharusnya tidak perlu terjadi dan tidak menjadi kekalutan pemilik kendaraan. Seharusnya SPBU yang tingkat daya belinya rendah atau sepi, pasokannya dikurangi. Pasokan yang biasanya 24 ribu kilo liter bisa dikurangi menjadi 18 ribu kilo liter.
"Pengurangan pasokan solar tersebut bisa dialihkan kepada SPBU yang tingkat daya belinya tinggi. Jika biasanya diberi pasokan 24 ribu kilo liter, maka dapat ditambah menjadi 30 ribu liter," terangnya.

Namun kenyataannya pertamina mengurangi pasokan secara merata tanpa melihat skema SPBU yang tingkat daya belinya tinggi atau rendah."Akibatnya SPBU yang ramai dibeli masyarakat terjadi antrian panjang. Sementara SPBU yang sepi, solarnya jadi nandon,"paparnya.

Komisi B mengapresiasi Upaya pemerintah untuk mengurangi dana subsidi yang mencapai Rp 300 triliun. Pemerintah melakukan pengurangan dana subsidi hingga Rp 70 triliun.Namun pemerintah harus memberi solusi atas kelangkaan solar subsidi dengan menaikkan pasokan solar non subsidi.

Dengan langkahnya solar subsidi ini tidak hanya berimbas kepada angkutan massal atau angkutan barang saja. Tetapi juga berimbas kepada para nelayan.Para nelayan sudah resah atas kelangkaan solar subsidi."Sekarang para nelayan tidak dapat melaut karena tidak ada solar.Bahkan nelayan berani memberi solar non subsidi agar tetap bisa melaut,"ungkapnya.

Komisi B mendesak pertamina agar dapat bersikap bijaksana dengan menstabilkan pasokan solar subsidi di SPBU-SPBU khusus untuk nelayan.Mengingat dana subsidi digunakan untuk masyarakat menengah kebawah. (fajar)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved