Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Komis B Jatim Minta Perda Pengendalian Sapi Betina Endingnya Tingkatkan Populasi

 
17 Juli 2018

Komis B Jatim Minta Perda Pengendalian Sapi Betina Endingnya Tingkatkan Populasi

Komisi B DPRD Jatim sebagai pengusul inisiatif Raperda perubahan Perda No 3 Tahun 2012 tentang Pengendalian Ternak Sapi, Kerbau Produktif berharap jika nanti Peraturan Daerah  tentang pengendalian sapi betina  tersebut di gedok, maka bisa meningkatkan populasi ternak sapi dan kerbau.

Subianto, Anggota Komisi B mengatakan apalagi Jawa Timur yang selama ini tidak diperkenankan untuk impor sapi namun melihat kondisi nya sangat kurang maka impor sapi mulai di buka.

"Dalam Perda tentang Pengendalian Sapi Betina, nanti itu di sampaikan sesuai aturan bahwa setiap 5 impor sapi harus ada 1 indukan dengan catatan harus di kantili dengan indukan ," terang Subianto usai di temui di Gedung Dewan, Selasa ( 17/7).

Politisi asal Fraksi Partai Demokrat ini menegaskan bahwa begitu pula bagi  koperasi ternak saat ini bahwa setiap mendatangkan 10 ternak sapi harus ada 1 indukan sapi betina.

"Sekali lagi  saya tegaskan pada intinya perda pengendalian ternak sapi betina nanti endingnya adalah  untuk meningkatkan populasi sapi," ucap Subianto yang mengaku terlahir dari Keluarga petani ini.

Pria asli Kediri ini juga menegaskan kalau stock sapi saat ini menurut data masih berkisar 4 jutaan ,namun itu tidak dapat di hitung untuk konsumsi karena para peternak kita menganggap sapi sebagai rojo koyo artinya sebagai simpanan saja.

"Sehingga meskipun jumlahnya besar jika tidak di sembelih gak ada artinya ," jelasnya.

Kedepan, masih terang Bianto, Komisi B akan minta data ke Dinas Peternakan dan menghitung bahwa sapi sapi yang ada saat ini untuk kepentingan dan kebutuhan konsumsi sehingga jelas .

"Masyarakat kita saat ini menganggap sapi sebagai celengan, Komisi B Berharap nantinya peternak itu orentiet profit artinya waktu di jual ya di jual .jadi bisa di atur sehingga tidak akan terjadi lagi kekurangan populasi sapi di Jawa Timur ," Pungkasnya

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved