Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Dewan Sahkan Raperda tentang Perubahan ke Empat atas Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang Penyertaan Modal.

 
07 Agustus 2018

Dewan Sahkan Raperda tentang Perubahan ke Empat atas Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang Penyertaan Modal.

DPRD Provinsi Jatim akhirnya menyetujui Rancangan Peraturan Daerah/ Raperda tentang perubahan ke empat atas Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang penyertaan modal.

Wakil Ketua DPRD Jatim Kusnadi mengatakan penyertaan modal dibutuhkan untuk penguatan dengan mempertahankan jumlah kepemilikan sahamnya di  PT. Askrida. 

Disampaikan Kusnadi sembilan fraksi DPRD Jatim menyetujui dan menerima perubahan ke empat atas Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang penyertaan modal dilakukan melalui  pelaksanaan Sidang Paripurna. "Sembilan fraksi menyetujui dan dukungan terhadap Perda," tandas Kusnadi.

Sementara itu,  Gubernur Soekarwo,  penandatanganan keputusan persetujuan bersama terhadap raperda tentang perubahan keempat atas Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang penyertaan modal dilakukan.  DPRD Prov. Jatim memperkuat persetujuan mendukung Pemprov Jatim terhadap PT. Asuransi Bangun Askrida (PT. Askrida). Sebab sebagai perusahaan asuransi nasional, Pemprov Jatim menambah dan atau mempertahankan jumlah kepemilikan sahamnya di  PT. Askrida.

“Peningkatan kepemilikan saham melalui mekanisme penyertaan modal ini penting,” kata Soekarwo.

Mengingat PT. Askrida merupakan badan usaha yang sehat dan memberikan deviden besar, lanjut Soekarwo menjadi kesempatan mmenambah kepemilikan modal.

“Adanya kesempatan untuk menambah kepemilikan saham yang diberikan PT. Askrida merupakan peluang yang harus ditangkap para pemegang saham,” kata Pakde Karwo.

Orang nomor satu di Jawa Timur ini menambahkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jatim dalam kurun waktu tahun 2012 sampai dengan 2017 menunjukkan tren peningkatan kualitas pembangunan manusia. Kenaikan ini terlihat dari capaian IPM pada tahun 2012 sebesar 66,7 persen dan pada tahun 2017 sebesar 70,27 persen. “Ini berarti ada kenaikan sebesar 3,57 persen dari tahun 2012 sampai dengan 2017,” katanya.

Capaian pembangunan manusia di Jatim tahun 2017 ini dikategorikan pada kelompok tinggi, yakni mempunyai nilai di atas 70 dan di bawah 80. Ia berharap sampai dengan akhir tahun 2018, IPM mampu melebihi capaian 2017

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved