Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Ratusan Mahasiswa UWM Surabaya Belajar Proses Demokrasi di DPRD Jatim - Optimis demokrasi di Indonesia Semakin Matang

 
30 Oktober 2018

Ratusan Mahasiswa UWM Surabaya Belajar Proses Demokrasi di DPRD Jatim
- Optimis demokrasi di Indonesia
Semakin Matang

Suasana kantor DPRD Jatim di jalan Indrapura Surabaya, pada Senin (29/10/2018) tidak seperti biasanya. Pasalnya ada ratusan mahasiswa dari Fakutas Ilmu Komunikasi Universitas Widya Mandala (UWM) Surabaya yang memenuhi ruang paripurna DPRD Jatim dalam rangka study banding untuk mengetahui langsung proses demokrasi yang berlangsung di lembaga legislatif.

Ratusan mahasiswa UWM Surabaya juga ikut melihat dan mendengarkan langsung Rapat Paripurna DPRD Jatim dengan dua agenda yakni laporan komisi-komisi DPRD Jatim terhadap Raperda tentang Penanggulangan HIV dan Aids dan laporan komisi-komisi terhadap Raperda APBD Jatim Tahun Anggaran 2019.

Usai mengikuti rapat paripurna, ratusan mahasiswa tersebut langsung ditemui dua aggota DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Agatha Retnosari dan Bambang Juwono serta staf ahli FPDI Perjuangan Jordan Batara Goa.

Agatha Retnosari Anggota Komisi E DPRD Jatim mengatakan bahwa para mahasiswa itu ingin belajar dan mengetahui langsung proses demokrasi dan proses politik yang berda di DPRD Jatim. "Tadi mereka juga melihat langsung tugas dan fungsi anggota legislatif yakni pembuatan Peraturan Daerah (Legislasi) dan pembuatan anggaran APBD (Budgeting)," kata politisi asal PDI Perjuangan.

Sementara dalam pertemuan khusus, lanjut Agatha pihaknya lebih banyak menjelaskan tentang pengalaman menjadi politisi dan anggota dewan serta sosialisasi pemilu serentak yang kali pertama dilakukan di Indonesia pada 2019 mendatang.

"Proses demokrasi yang berjalan di Indonesia ke depan sangat bergatung pada generasi muda penerus bangsa karena itu kami menekankan supaya pemuda tidak golput dalam proses demokrasi. Beda pilihan itu boleh dan biasa dalam demokrasi tapi yang penting kita tetap Indonesia," tegas Agatha Retnosari.

Dalam berpolitik dan berdemokrasi, kata Agatha ada prinsip-prinsip yang harus dipegang teguh. Diantaranya, siap menerima perbedaan, anti kekerasan, anti money politic, anti hoak dan demokrasi yang penuh kegembiraan.

Ia juga menjelaskan bahwa dasar negara Pancasila itu sangat penting untuk dijaga demi keberlangsungan berbangsa dan bernegara. "Menjaga dan mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara itu tanggungjawab bersama. Kalau generasi muda tak peduli maka bisa jadi 30 tahun kedepan Indonesia sudah tidak ada lagi karena dasar negara telah dirubah," ungkap Agatha.

Senada, Bambang Juwono menambahkan bahwa lembaga DPRD Jatim bisa menjadi media proses pembelajaran demokrasi dan proses politik bagi mahasiswa. Harapannya, generasi penerus bangsa bisa melihat langsung sehingga tidak hanya berspekulasi dan diharapkan bisa memperbaiki demokrasi ke depan.

"Mereka sangat kritis, terbukti tadi menanyakan kenapa banyak bangku yang kosong? Saya jelaskan bahwa sekarang sudah masuk masa kampanye sehingga banyak anggota yang turun ke konstituen. Paripurna untuk pengambilan keputusan harus kuorum tapi ini tadi paripurna bukan untuk pengambilan keputusan jadi tetap memenuhi aturan," terang Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim.

Diakui Bambang, animo mahasiswa dan generasi muda terhadap dunia politik cukup besar sehingga ia optimis demokrasi Indonesia ke depan akan berjalan lebih baik. Sebab demokrasi merupakan salah satu cara membangun peradapan berbangsa melalui kekuasaan.

"Yang terpenting harus ada kesadaran sebagai generasi penerus bangsa memiliki tanggungjawab terhadap masa depan bangsa khususnya dalam hal demokrasi. Karena itu jangan golpput, pilihan boleh beda tapi jangan sampai saling menghancurkan," pungkas Bambang Juwono.

Salah seorang mahasiswa UWM Surabaya, Reflly mengaku senang karena bisa melihat langsung proses politik dan demokrasi di DPRD Jatim khususnya dalam proses paripurna untuk pembuatan Peraturan Daerah (Perda). "Kami cukup salut demokratisasi di DPRD Jatim berjalan dengan baik bahkan terkenal kompak sehingga kondisi Jatim bisa tetap kondusif," pungkas mahasiswa fakultas Ilmu Komunikasi UWM Surabaya ini

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved