Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Pengesahan APBD Jatim 2019 Molor, Reward Dari Pusat Juga Turun

 
08 November 2018

Pengesahan APBD Jatim 2019 Molor, Reward Dari Pusat Juga Turun

Kinerja Gubernur Jatim dua periode Soekarwo di akhir masa jabatan, nampaknya kurang sempurna. Sebab, pengesahan APBD Jatim tahun anggaran 2019 terpaksa mundur dari jadwal kebiasaan yang sudah berjalan selama 9 tahun terakhir yaitu bertepatan pada Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November.

Orang nomor satu di lingkungan Pemprov Jatim itu membenarkan jika penggedokan R-APBD Jatim 2019 terpaksa diundur menjadi tanggal 28 November 2018. Alasannya, penjadwalan rapat paripurna Pembahasan R-APBD harus mengacu pada Permen dan Tatib, sehingga tidak memungkinkan dilakukan pengesahan pada 10 November.

"Salah satunya, menunggu pengesahan Raperda Badan Usaha Syariah Bank Jatim dan Tatib yang tidak memungkinkan sehari menggelar rapat paripurna dua agenda langsung seperti laporan tanggapann dan pendapat akhir. Sehingga pengesahan dilakukan pada 28 November 2018," jelas Pakde Karwo sapaan akrab Soekarwo, Kamis (8/11/2018).

Dampak dari molornya pengesahan APBD Jatim, lanjut Pakde Karwo penghargaan (reward) yang diberikan oleh pemerintah pusat menjadi turun drastis. "Kalau disahkan 11 November, biasanya kita dapat bonus sekitar Rp.77 miliar tapi sekarang menjadi turun. Tapi masih bulan November sehingga masih dapat bonus," bebernya.

Sebelumnya, Ketua Komisi C DPRD Jatim, Hj. Anik Maslachah mengatakan bahwa pengesahan R-APBD Jatim tidak bisa dilakukan sesuai jadwal kebiasaan karena harus menunggu atau minimal bersamaan dengan pengesahan Raperda PT Bank Jatim Syariah setelah disetui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan spin off (pemisahan) dari unit usaha Bank Jatim.

"Dalam R-APBD Jatim 2019 juga dialokasikan anggaran sebesar Rp.200 miliar untuk mendukung penambahan modal Bank Jatim Syariah secara berkala dari yang dibutuhkan sebesar Rp.525 miliar. Sedangkan dari Bank Jatim sendiri sudah menyetor Rp.500 miliar," pungkas Politisi asal PKB

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved