Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Sembilan Fraksi Dukung Perda Bank Jatim Syari’ah

 
28 November 2018

Sembilan Fraksi Dukung Perda Bank Jatim Syari’ah 

Sembilan Fraksi di DPRD Prov. Jatim menyetujui Peraturan Daerah (Perda) tentang PT. Bank Jatim Syari’ah. Dengan perda baru ini, akan menjadi landasan dan payung hukum bagi legalitas lahirnya BUMD baru.

Pimpinan sidang paripurna, Kusnadi menyampaikan PT. Bank Jatim Syari’ah sebagai hasil pemisah (spin off) unit Usaha Syari’ah PT. Bank Jatim. “Pengajuan perda ini, selain faktor yuridis, juga amanat UU no 21/2018 tentang Perbankan Syari’ah dan ketentuan Peraturan Bank Indonesia nomor 11/2009,” terang Kusnadi.

Wakil Ketua DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan ini menambahkan perubahan  status hukum bidang usaha ini, sudah dipertimbangkan secara matang, mulai dari kondisi dan prospek bisnis bidang keuangan dan perbankan di Jawa Timur ke depan.

“Keputusan melakukan spin off didasarkan pada pertimbangan analisa kelayakan investasi oleh analis investasi yang professional dan independen,” tandas dia.

Momentum pendirian Bank Jatim Syari’ah ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Karena parlemen sudah mendukung secara maksimal dengan menyetujui penggelontoran dana APBD Jatim sebesar Rp. 525 Miliar. Dana dialokasikan Rp. 325 Miliar di APBD 2019 dan Rp. 200 Miliar di Perubahan APBD 2019.

Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan perda diajukan sebagai payung hukum terkait pelepasan spin off Unit Usaha Syari’ah (UUS) yang telah dimiliki PT. Bank Jatim untuk dijadikan usaha perbankan mandiri, yakni Bank Umum Syari’ah.

Gubernur beralasan ditengah persaingan bisnis sektor keuangan perbankan nasional dan daerah yang semakin kompetitif dan juga didorong oleh munculnya peluang bisnis sektor perbankan syari’ah. “Menuntut untuk dilakukan adaptasi, salah satunya melakukan pengembangan dan perluasan bidang usaha. Baik perbankan konvensional maupun syari’ah,” kata Soekarwo.

Ia melihat dalam 10 tahun terakhir, bidang usaha perbankan syairah berkembang sangat pesat. “Ini menjadi peluang bisnis perbankan yang sangat menjanjikan,” tandas dia

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved