Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Tahun 2018, Bapemperda DPRD Jatim Hanya Tuntaskan 15 Perda - Belum mampu pecahkan rekor tahun 2014 dan 2016

 
26 Desember 2018

Tahun 2018, Bapemperda DPRD Jatim Hanya Tuntaskan 15 Perda  - Belum mampu pecahkan rekor tahun 2014 dan 2016

Kinerja Legislasi DPRD Jatim periode 2014-2019 pada tahun 2018 tergolong meningkat kendati belum dapat memecahkan rekor tahun 2016. Berdasarkan data Badan Pembuatan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jatim, jumlah Raperda dalam Properda 2018 sebanyak 29 Raperda tapi yang sudah disahkan hanya 15 Perda atau sekitar 52 persen.

"Kalau dari sisi jumlah Perda yang disahkan, memang rekornya itu tahun 2016. Sebab dari 33 Raperda dalam Properda, jumlah Perda yang disahkan mencapai 19 Perda atau 58 persen," ujar Achmad Heri Ketua Bapemperda DPRD Jatim saat dikonfirmasi Rabu (26/12/2018).

Sebaliknya, jika dilihat dari sisi target Raperda yang diselesaikan dalam setahun, lanjut Heri, rekornya terjadi pada tahun 2014 silam, dimana dari 20 Raperda dalam Properda yang mampu menyelesaikan sebanyak 14 Perda atau sekitar 70 persen.

"Kalau dirata-rata capaian kinerja legislasi DPRD Jatim selama 4 tahun terakhir, prosentasenya mencapai 46 persen atau 14-17 Perda, jadi tahun ini cukup lumayan karen bisa pertahankan diatas 14 perda," ungkap politisi asal Partai NasDem.  

Masa sidang tahun anggaran 2018, Bapemperda DPRD Jatim memiliki 29 Raperda dalam Properda. Rinciannya, 17 Raperda usulan DPRD Jatim dan 12 Raperda usulan eksekutif. "Yang sudah disahkan menjadi Perda sebanyak 15 Perda, terdiri dari 7 Perda usulan DPRD Jatim dan 8 Perda usulan eksekutif," kata mantan Wakil Sekretaris PWNU Jatim.

Diantara Raperda usulan DPRD Jatim yang sudah disahkan menjadi Perda Jatim 2018, kata Heri adalah Rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil provinsi Jatim tahun 2018-2038, Peubahan ketiga atas Perda Jatim No.1 tahun 2006 tentang PT Petrogas Jatim Utama,  Perubahan atas Perda Jatim No.11 tahun 2006 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Kemudian perbahan keempat atas Perda Jatim No.8 tahun 2013 tentang penyertaan modal, Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Jatim tahun anggaran 2017, Perubahan APBD Jatim tahun anggaran 2018 dan Perubahan atas Perda Jatim No.3 tahun 2012 tentang Pengendalian Ternak Sapi dan Kerbau Betina Produktif.

"Tahun 2018 itu tergolong tahun politik karena ada Pilgub Jatim sehingga banyak politisi anggota DPRD Jatim yang sibuk kampanye menangkan pasangan Cagub-Cawagub yang didukung partainya. Tapi mereka tidak melupakan tanggungjawabnya menyelesaikan pembahasan legislasi di DPRD Jatim sehingga mampu menyelesaikan 7 Perda," beber Achmad Heri. 

Sedangkan pada tahun depan, meskipun ada pemilihan umum (Pilpres daan Pileg) 2019, Bapemperda DPRD Jatim telah merencanakan 22 Raperda dalam Properda untuk dibahas dalam tahun anggaran 2019 mendatang. Rinciannya, ada 9 Raperda usulan DPRD Jatim dan 13 Raperda usulan eksekutif.   

"Anggota DPRD Jatim periode 2014-2019 hanya kebagian dua masa sidang untuk membahas 22 Raperda itu. Sebab pada masa sidang ketiga tahun 2019 menjadi tanggungjawab Anggota DPRD Jatim baru periode 2019-2024 mendatang," pungkas Achmad Heri

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved