Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

PENGEMBALIAN BUDAYA KABUPATEN BLITAR

 
22 Maret 2013

Suara Indrapura : Pengembalian istana gebang sebagai pusat budaya menjadi prioritas untuk dihidupkan lagi. Istana Gebang yang merupakan tempat tinggal proklamator bangsa Bung Karno harus benar-benar difungsikan sebagai pusat budaya seperti keinginan proklamator bangsa. Ini dikatakan anggota DPRD Provinsi Jatim Gatot Islan Imbata menyikapi kondisi Istana Gebang sebagai rumah proklamator Bangsa yang saat ini hilang jati dirinya.

Menurut Islan, sebagai satu kesatuan dengan makan Bun Karno sudah selayaknya Istana Gebang kembali difungsikan sebagai pusat budaya seperti yang telah dilakukan oleh penghuni sebelumnya yang masih kerabat Bung Karno.

"Kalau kita melihat kondisi saat ini, cukup memprihatinkan. Istana Gebang hanya sebagai tempat menyimpan benda-benda maupun foto-foto bung karno. musik gamelan yang selama ini menghiasi istana Gebang ketika masih di huni kerabat Bung Karno, Dr Wardoyo, saat ini hilang semenjak Dr Wardoyo dan Istri meninggal dunia," ujar pria yang juga mantan ketua DPRD Kota Blitar periode 1999-2004.

Yang lebih ironis kata Islan sapaan akrab pria kelahiran Blitar ini, salah satu ruangan yang digunakan sebagai pusat budaya ketika masih ada almarhum Dr Wardoyo sekarang mnjadi ruangan yang tidak berfungsi apa-apa. "Ini khan ironsi. Padahal masyarakat kota Blitar sangat menginginkan pusat kebudayaan kota blitar bisa nampak dan terjadi di istana Gebang," terangnya dengan menghela napas.

Dengan hal ini maka pihaknya kata pria yang gemar seni jawa ini, akan meminta agar pemerintah propinsi dan pemerintah kota Blitar melakukan beberapa hal untuk kembali menghidupkan suasana istana gebang dengan seni gamelan yang dulu selalu menjadi daya tarik tersendiri ketika mereka para wisatawan melakukan ziarah ke makam Bung Karno dan menyempatkan diri memasuki istana Gebang.

"Saya sebagai wakil rakyat dapil VI sudah secara resmi mengajukan hal ini ke pemerintah propinsi. saya berharap ini segera direalisasikan. Alat-alat kesenian seperti gamelan harus segera ada di istana gebang untuk menghidupkan kembali kesenian di istana gebang," jelasnya.

Sementara itu untuk peningkatan perekonomian masyarakat sekitar baik istana gebang maupun sekitar makam Bung Karno yang selama ini banyak wisatawan yang datang, pihaknya berharap ada pendampingan terhadap usaha kecil menengah yang muncul dikawasan tersebut. baik PKLnya maupun kreasi seni yang dihasilkan.

"Dengan pemberian modal pinjaman lunak kepada mereka yang ada disekitar makam Bung Karno maupun Istana Gebang untuk berwiraswasta, saya yakin akan lebih memberikan peluang bagi mereka untuk meningkatkan perekonomiannya," ujar pengagum Bung Karno ini.

Selain menyoroti keberadaan Istana Gebang maupun pemberdayaan masyarakat sekitar makam Bung Karno,, pria yang baru saja menjabat anggota dewan Propinsi Jatim dari Fraksi PDI-P menggantikan Syari Mulyo yang baru saja memenangkan pilkada Tulungagung. juga melihat ada beberapa hal yang perlu dilakukan di dapil VI yang meliputi Kota-Kabupaten Blitar, Kota-Kabupaten Kediri dan Kabupaten Tulungagung.

Beberapa hal yang perlu dilakukan diantaranya pembangunan infrastruktur jalan yang sangat diperlukan untuk kelancaran distribusi hasil pertanian. "Banyak jalan desa yang saat ini belum tergarap dengan baik. sehingga masih banyak petani yang kesulitan dalam distribusi hasil pertaniannya. Inikan sangat disesalkan mengingat kita selalu mengeluarkan slogan tingkatkan perekonomian Petani jatim," jelasnya.

Pemerintah Propinsi kota dan kabupaten kata Islan harus secepatnya melakukan beberapa langkah trobosan didalam menyelesaikan persolan tersebut. Tanpa trobosan yang brilian untuk mengatasi hal itu, maka akan sulit bagi kita untuk bisa memperbaiki perekonomian petani.

"Sekarang saatnya kita buktikan secara nyata perbaikan perekonomian masyarakat petani agar hasil pertaniannya bisa dengan mudah dipasarkan. Saat ini Petani tidak butuh slogan dan janji. saat ini petani menginginkan wujud nyata peningkatan perekonomian mereka," jelasnya. (Noni)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved