Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
Beranda   Kontak   RSS Feed   Email    
---- Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Timur ----

Wilayah Selatan Minim Perhatian

 
22 Maret 2013

Suara Indrapura : Masih tingginya angka kemiskinan di wilayah dapil VI yang meliputi Kota/Kabupaten Kediri, Blitar dan  Kabupaten Tulungagung membuat trenyuh siapa saja yang melihatnya. Wilayah  yang berada di posisi paling selatan Jatim ini selama ini sangat sedikit mendapatkan sentuhan khususnya di bidang pertanian hortikultura. Padahal disatu sisi, Gubernur Jatim, Soekarwo selalu menggembar-gemborkan Jatim sebagai provinsi yang sangat tinggi menghasilkan hortikultura.

"Ini khan lucu. Disaat Gubernur Jatim mesosialisasikan Jatim menjadi provinsi agrobisnis tapi nyatanya banyak wilayah selatan di Jatim yang notabene penghasil hortikultuta tidak diberikan support anggaran yang memadai," tegas Anggota Komisi C DPRD Jatim, Arief Hari Setiawan, ST, MT.

Ditambahkannya, sebagai wilayah penghasil hortikultura yang besar, seharusnya Kota/Kabupaten Kediri, Blitar dan Kabupaten Tulungagung seharusnya mendapatkan perhatian khusus. Baik dari segi anggaran maupun distribusinya. Mengingat Jalur Lintas Selatan (JLS) yang diharapkan mampu menekan angka disparitas wilayah hingga kini tak jelas jluntrung-nya.

Sementara disatu sisi, petani sudah berharap ada keberpihakan pemerintah baik pusat, provinsi dan kabupaten/kota dalam menyelesaikan permasalahan ini. "Jujur disini banyak sekali masyarakat miskin. Ini tak lain karena wilayah ini paling ujung Jatim, sehingga perhatian kepada mereka sangat kurang. Untuk itu kami terus mendesak agar 2013 ini pemerintah memberikan perhatian berupa anggaran serta sistem pertanian disana," tandas politisi asal PKS Jatim ini.

Disisi lain distribusi dari hasil panen harus mulai dipikirkan pemerintah. Mengingat infrastruktur di wilayah tersebut sangat mengenaskan. Para petani kesulitan menjual hasil panennya karena tidak mampu membayar ongkos kendaraan yang akan membawa hasil panen ke kota. Akibatnya, banyak hasil panen hortikultura yang membusuk. Kalaupun jumlahnya besar, harga yang dijual sangat murah. "Nah, inilah yang membuat kehidupan para petani disana sangat miskin dan perlu segera mendapatkan perhatian," tambahnya.(Fafa)

Foto Galeri

© 2013 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur. All Rights Reserved