single
Abdul Halim, Khofifah Patriot Bangsa

Hari ini, 19 Mei 2021, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (KIP) genap berusia 56 tahun. Berbagai lapisan masyarakat memberi ucapan selamat dan untaian doa terhadap orang nomor satu di Jawa Timur tersebut. Diantaranya Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur, Abdul Halim.

Halim menggambarkan sosok Khofifah Indar Parawansa dengan kalimat yang heroik. Ia menilai Khofifah adalah sosok Patriot Bangsa.

Halim mengatakan penilaiannya itu tanpa mengurangi fungsinya sebagai anggota parlemen terhadap Khofifah yang notabene adalah Gubernur Jawa Timur saat ini. Sebab penilaian itu berdasarkan rekam jejak Khofifah sejak mahasiswa hingga saat ini.

"Secara pribadi saya mengatakan bahwa Bu Khofifah adalah Patriot Bangsa. Menurut saya, andai Khofifah hidup di zaman yang sama. Beliau bisa disejajarkan dengan RA Kartini, Dewi Sartika, Cut Nyak Dien atau Laksamana Malahayati," tutur Halim, Rabu (19/5/2021).

Halim yang ditempa dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PMII mengaku tahu betul kiprah dan sepak terjang Khofifah yang merupakan seniornya di PMII. Menurut Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2020 versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini, hidup Khofifah seperti sudah didedikasikan untuk berkhidmat kepada republik ini.

Itu bisa dilihat dari kiprahnya di tingkat lokal, regional dan nasional, bahkan hingga tingkat internasional. Terutama dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Muslimat NU. Meski sejatinya ia juga adalah ibu dari empat anak, serta nenek dari seorang cucu.

"Kita lihat sendiri, di mana ada bencana, di situ ada Khofifah. Ia selalu hadir ditengah rakyat yang menderita. Bukan hanya saat ini, saat menjabat Gubernur Jatim. Hal itu sudah ia lakukan saat menjabat Menteri Sosial. Bahkan saya kira jauh sebelumnya, sebagai Ketua Umum Muslimat NU," tandas politikus asli Bangkalan, Madura ini.

Mantan Presiden Mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) ini berpendapat, warga Jawa Timur beruntung memiliki pemimpin seperti sosok Khofifah Indar Parawansa. Sebab, sebagai pemimpin, ia telah menghibahkan hidupnya 24 jam untuk rakyat Jawa Timur.

Halim mengatakan Khofifah juga sebagai pemimpin yang merakyat, bahkan seolah tanpa jarak dengan dengan rakyatnya. Hampir tiap hari ia keliling Jawa Timur menyapa rakyat sekaligus mensupport para kepala daerah dalam program pembangunan maupun penanggulangan pandemi Covid-19.

"Saya melihat apa yang dilakukann Bu Khofifah tulus, bukan pencitraan. Apalagi hasil nyatanya pun jelas. Salah satunya angka Covid di Jatim bisa ditekan hingga pada posisi landai. Perekonomian pun tetap tumbuh," kata alumni Pondok Pesantren Salafiyah Safi'yah Sukorejo, Situbondo tersebut.