single
Desa Wisata Bulaga Puncakwangi Babat Perlu Uluran Tangan Provinsi

Provinsi Jawa Timur memiliki sumber kekayaan alam yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi obyek wisata. Bahkan untuk mewujudkan hal tersebut, DPRD Jatim pada Agustus 2022 telah mengesahkan Perda Desa Wisata.

Salah satu Desa Wisata di Jatim yang potensial untuk dikembangkan adalah Bulaga Puncakwangi Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan. Namun karena keterbatasan anggaran sehingga butuh uluran tangan dari Pemprov Jatim.

Hal itu terungkap saat anggota DPRD Jatim dapil Lamongan - Gresik Drs. MH Rofiq menggelar reses III Tahun 2022 di Desa Puncakwangi Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, pada Minggu (14/10/2022).

Menurut politikus asal Partai Gerindra, Desa Wisata Bulaga Puncakwangi sangat potensial untuk dikembangkan lantaran memiliki spot destinasi wisata alam yang jarang dimiliki di daerah lain, yaitu three in one adanya perbukitan, telaga dan goa (Bulaga) dalam satu kawasan.

Bukit kapur yang cukup luas, lanjut Cak Rofiq sapaan akrab MH Rofiq bisa dimanfaatkan untuk bumi perkemahan selain untuk melihat matahari terbenam (sunset) dan jutaan kelelawar keluar dari bilik goa.

Sedangkan telaga atau sendang, bisa dimanfaatkan untuk pemandian maupun kolam pemancingan. "Pengelola Desa Wisata Bulaga Puncakwangi lebih memilih pemancingan. Untuk itu minta disupport bantuan benih ikan supaya lebih menarik minat wisatawan yang hobby mancing," kata Cak Rofiq

Pihak pengelola, kata Cak Rofiq juga berharap bantuan perbaikan akses jalan menuju obyek wisata karena masih sempit dan sebagian masih berupa jalan makadam.

"Kalau bisa dibantu pelebaran jalan baik pavingisasi atau betonisasi supaya mempermudah bagi wisatawan yang ingin berkunjung," tutur mantan Ketua PW GP Ansor Jatim ini.

Selain itu, sarana dan prasara penunjang seperti keberadaan MCK juga kurang memadai sehingga butuh uluran tangan pemerintah untuk menfasilitasi.

"Kalangan pemuda setempat juga minta difasilitasi pelatihan ketrampilan dan bantuan permodalan untuk mengembangkan usaha UMKM yang nantinya bisa memanfaatkan wisata Bulaga Puncakwangi untuk berjualan," pungkas MH Rofiq.