single
Dewan : Indek Pembangunan manusia Jatim Makin Maju Dan Kompetitif

Suara Indrapura : Seluruh Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jatim memmberikan apresiasi positif atas kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim yang mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Timur Tahun 2007-2011 lalu. Atas keberhasilan itu, Pemprov Jatim juga mendapatkan sejumlah penghargaan dari pemerintah pusat (Presiden, Kementrian, dan lembaga).

Dengan sejumlah apresiasi itu, kinerja Pemprov Jatim makin terpacu dalam meningkatkan pelayanan di bidang pemberdayaan masyarakat, dibidang pendidikan maupun kesehatannya sehingga Jatim makin maju dan kompetitif.

Juru Bicara Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Provinsi Jatim, Saut Marisi Siahaan SH mengatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Timur menunjukkan kenaikan. Tahun 2007 nilainya 69,78, meningkat menjadi 70,38 tahun 2008. Pada tahun 2009 naik menjadi 71,06 dan tahun 2010 mencapai 71,62, serta pada tahun 2011 tercatat 72,15. Indeks pendidikan mengalami peningkatan secara runtut: 74,53 tahun 2009, 74,98 tahun 2010,dan di tahun 2011 meningkat lagi menjadi 75,54. Kata Saut, dengan melihat data IPM yang menunjukan tren postif itu, pihaknya menilai sangat wajar. Sebab program pendidikan telah dilaksanakan dengan beragam cara yang menyentuh lembaga pendidikan negeri maupun swasta. Selain IPM menunjukan tren positif, Indeks harapan hidup juga menunjukkan peningkatan tahun 2009 mencapai 73,92, tahun 2010 mencapai 74,34, dan tahun 2011 mencapai 74,68. “Ini menunjukkan bahwa sistem kesehatan berjalan dengan baik dan menjadi prioritas kerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

Tidak itu saja, katanya, Indeks Daya Beli Masyarakat tahun 2011 mencapai 66,24, yang sebelumnya tahun 2010 mencapai 65,54, dan tahun 2009 mencapai 64,74. Dengan melihat tren yang positif itu, merupakan prestasi yang patut diapresiasi oleh seluruh warga Jawa Timur.

“Meski demikian, mengenai hal ini kami perlu mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai korelasi antara indeks kesehatan, pendidikan, dan daya beli dengan data statistik yang menggambarkan bahwa indeks kesehatan yang meningkat membawa implikasi pada pendidikan yang baik dan daya beli yang kompetitif serta kemakmuran akan tercapai,”paparnya. (Aris)