single
Dongkrak Ekonomi Masyarakat , DPRD Jatim Desak Pemerintah Libatkan Peran Ponpes
Anggota DPRD Jawa Timur  H. Alyadi Mustofa minta  Pemerintah hadir untuk Pondok Pesantren yang ada di Jatim khususnya yang ada di Pulau Madura supaya  ikut mendorong dalam menggerakan atau membangkitkan kembali ekonomi akibat dampak pandemi covid-19 dengan memberikan  bantuan nyata baik bantuan modal maupun pendampingan dan pelatihan .
 
" Saya minta Pemerintah kerja cepat dalam melakukan upaya pemulihan ekonomi yaitu salah satunya dengan menggerakan ekonomi Pesantren. Jadikan momentum hari Santri Nasional ( HSN) untuk mengingatkan kembali bawah Pesantren memiliki potensi besar, " Terang Alyadi ,Senin ( 2/11).
 
Ketua Komisi B DPRD Jatim bidang Perekonomian ini mengingatkan semestinya program-program pemerintah terkait pendampingan dan pelatihan di beberapa OPD sudah ada. Dalam hal ini pemerintah harus segera mengarahkan agar lebih tepat guna sebaiknya anggaran tersebut segera di salurkan lewat pondok pesantren yang ada seperti memberikan pembimbingan, pelatihan dan pendampingan. 
 
"  Seperti Dinas Koperasi dan UMKM  Jatim saya minta mengarahkan anggaran yang ada untuk pendampingan, Pelatihan dan pembimbingan di Pondok Pesantren . pemerintah juga harun gelontorkan bantuan modal dengan bunga yang sangat rendah , " kata Politisi asal PKB .
 
Di sampaikan Anggota DPRD Jatim 2 periode ini bahwa dirinya melihat keberadaan pondok pesantren potensinya sangat bagus seperti banyak koperasi yang berdiri dari pondok pesantren dan berkembang, selain itu juga ada UKM ,IKM ,BMD dan simpan pinjamnya yang di kelola oleh Santri di pondok pesantren berjalan dengan sukses dan berhasil. 
Apalagi , lanjut Alyadi, di Jawa Timur ini terdapat lebih dari 4700 Pesantren dengan lebih dari 1 juta Santri dan jumlah tersebut belum termasuk alumni .karena itu menjadi harapan besar bagi pesantren dan para santri dalam rangka terus ikut andil besar dalam pembangunan nasional termasuk di bidang ekonomi khususnya di Jawa Timur. 
 
" Jadi Santri dan Pondok Pesantren perlu atensi dari Pemerintah. Ini kewajiban dari pemerintah untuk memberikan bantuan nya.Apalagi sekarang ada UU Pesantren sebagai payung hukum. Intinya Pemerintah harus hadir untuk Pondok Pesantren dengan harapan supaya perekonomian Jawa Timur khususnya di Pulau Garam bisa menggeliat kembali, " ucap Alyadi asli orang Madura