single
DPRD Jatim: Tingkatkan Ekonomi di Daerah Dengan Penyebaran Covid-19 Rendah
Hingga saat ini, upaya pemerintah dalam menurunkan angka Covid-19 di Indonesia belum bisa dibilang berhasil.  Di sisi lain, Pemerintah harus bisa meningkatkan perekonomian. Lalu apa kata anggota DPRD Jatim?
 
 
Dari program Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), angka Covid-19 belum surut baik di tingkat nasional maupun daerah.
 
Untuk meminimalisir dampak pandemi di sektor ekonomi, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Hikmah Bafaqih berpendapat agar pihak pemerintah lebih berfokus meningkatkan ekonomi pada daerah dengan angka penyebaran rendah.
 
 
"Bila penanganan pandemi ini ternyata belum cukup ramah terhadap situasi ekonomi yang turun, itu semacam konsekuensi yang tidak bisa dihindari. Hanya saja, kami berharap daerah-daerah dengan kasus rendah, pemulihan ekonomi bisa lebih ditekan lagi," jelas Hikamah, Selasa (2/2/2021).
 
Hikmah berpendapat bahwa PPKM tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Mobilitas masyarakat yang masih tinggi menjadi salah satu faktor utamanya. Ia mengharapkan adanya solusi yang berimbang baik dari aspek kesehatan maupun ekonomi.
 
"Yang bisa mengukur kita semua, apakah PPKM bisa menuntaskan secara medis sekaligus merespon dari segi ekonominya. Tapi yang pasti karena ini situasi pandemi pasti ada situasi yang tidak normal," tuturnya.
 
Dalam perwujudannya, Hikmah berharap masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Pola hidup sehat, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas (5M) adalah kunci untuk menurunkan angka penyebaran Covid-19.
 
"Yang pasti karena masih pandemi tidak ada yang bisa normal. Jadi yang terbaik saat ini ialah bagaimana pandemi ini agar segera berakhir dengn cara menguatkan 5 M, memastikan vaksin ini betul-betul diberikan kepada 70 persen yang memang menjadi sasaran vaksin sesuai dengan aturan yang ditetapkan," tutup Ketua Komisi E DPRD Jatim, Hikmah Bafaqih.