single
Fraksi Gerindra Usulkan Penguatan BUMD Pertanian
Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur mengusulkan agar dilakukan penguatan atas BUMD pada bidang-bidang strategis misalnya BUMD bidang pertanian. Hal ini bertujuan untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
 
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Ahmad Hadinudin menilai kebijakan yang diterbitkan untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Di Jawa Timur belum memberikan kontribusi signifikan bagi penambahan PAD dari penyertaan modal Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada tujuh BUMD dan dua perusahaan lainnya.
 
Gerindra membeberkan dalam APBD Tahun 2020 telah terealisasi PAD sebesar 417 miliar 764 juta 5 ribu 747 rupiah 60 sen atau 99,16% dari targetnya yang sebesar 421 miliar 292 juta 43 ribu 260 rupiah.
 
"Fraksi Gerindra menilai perlunya mempertegas posisi, sinergi, dan komitmen legalitas perencanaan antara pemerintah dengan legislatif," kata Ahmad Hadinudin.
 
 Hadinudin meminta agar sinergi dan hubungan harus terus dijunjung tinggi. Selanjutnya, melakukan sharing produk antar BUMD sehingga saling menguatkan, dan melakukan analisis secara tajam tentang penyertaan modal serta investasi. Dengan begitu, kontribusi yang akan diperoleh bisa terukur. 
 
"Perusahan-perusahan yang tidak kontributif perlu dimarger atau dilikuidasi," pintanya.
 
Selain persoalan BUMD, Fraksi Gerindra juga meminta Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) untuk memanajerial ulang aset-aset daerah yang statusnya semakin tidak jelas. 
 
"Permasalahan yang muncul dan jelas-jelas merugikan pemerintah," tuturnya.
 
 Hadinudin menyebut memanajerial ini ditujukan untuk aset yang tidak produktif dengan beban operasional tinggi sedangkan penyetoran pada PAD rendah. Selain itu, aset yang masih digunakan oleh eks pegawai dengan pemanfaatan yang kurang optimal.
 
"Tak hanya itu saja, harus memperjelas Retribusi Sewa Lahan kepada pemerintah provinsi. Untuk aset pinjam pakai dan aset-aset daerah yang belum bersertifikat maka perlu segera dilakukan pengurusan sertifikat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya," pungkasnya.