single
Jalan Arteri Porong Siap Difungsikan H-10.

Suara Indrapura: Pembangunan jalan pintas arteri Porong  yang sempat tersendat akibat  alotnya pembebasan tanah warga, saat ini sudah mulai cair. Diperkirakan 30 orang yang masih menolak harga yang sudah ditetapkan maka akan diselesaikan dengan system konyingasi melalui Pengadilan negeri.

Dachlan Kepala Dinas PU Binamarga Kab. Sidoarjo saat melakukan pininjauan bersama anggota Komisi D DPRD Jatim  (Jumat 12/08) mengatakan saat ini pengerjaan jalan arteri Porong siap dikebut dan direncanakan penyambungan antar tiang jembatan selesai H-10 sebelum lebaran. Penyelesaian sementara ini digunakan untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas menjelang lebaran. Katanya

Penyambungan antar tiang beton jembatan dilakukan dengan system jembatan delly , system ini sebenarnya sudah lama digunakan untuk kebutuhan darurat, seperti jalan arteri ini. Kekuatan jembatan diperkirakan antara 6 sampai 8 ton, dengan demikian yang mampu melintasi jembatan hanyalah kendaraan pribadi atau kendaraan kecil, bukan kendaraan barang. Ungkapnya

H. Mahdi SE Wakil ketua Komisi D menambahkan bahwa pihak pelaksana proyek harus bertanggung jawab terhadap system keamanannya. Biasaya jika pekerjaan yang dilakukan untuk kepentingan  sementara , maka akan mengabaikan segi keamanannya. Untuk itu dewan berpesan agar sisi keamanan benar-benar diperhitungkan. Katanya

Politisi asal Partai Persatuan Pembangunan ini meminta agar jembatan yang bertonase 6 s/d 8 ton ini ada yang menjaga, sehingga yang melintasi jembatan benar-benar bertonase kecil. Melihat penggunaan jalan arteri yang urgen, Mahdi berharap janji dapat menyelesaikan  H-10 seperti yang disampaikan oleh pihak  dinas Binamarga ini benar terealisasi.

Memang manfaatnya besar sekali jika jalan ini dibuka, paling tidak akan mengurangi kepadatan lalu lintas yang melewati arah jalan lama arah Tanggulangain- Porong. Apalagi menjelang lebaran, kami tidak bisa bayangkan kepadatan lalu lintas yang ada di wilayah porong. Tegas Mahdi 

Agoes Salim anggota Komisi D menambahkan bahwa jembatan system Delly jika dipasang sesuai aturan mulai dari pemasangan mur-bautnya sampai pada pengganjalan(bantalan) maka dapat dipastikan aman. Karena pada perang jembatan system delly sudah sering digunakan untuk menyeberangkan tank-tank perang. Paparnya

Tapi kalau pemasangannya asal-asalan akan berbahaya. Untuk itu dewan berharap agar tetap waspada dan hati hati dalam pemasangan jembatan tersebut walau bersifat sementara . Agoes menunggu janji dinas PU Binamarga akan selesai H-10 menjelang lebaran. Katanya