single
Jawa Timur Miliki sandart BLK Internasional

Suara Indrapura : Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Provinsi Jatim menambah lima Balai Latihan kerja (BLK) yang berstandar internasional. Kepala Disnakertransduk Jatim, Dr. Hary Soegiri, M.BA. M.Si. di Surabaya mengatakan, penambahan BLK bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan kerja. Disnakertransduk Jatim akan menyalurkan para pekerja sektor informal berlatih di seluruh Balai Latihan Kerja (BLK) di setiap kabupaten/kota.

“Penambahan lima BLK yang  dikelola Disnakertransduk jatim tersebut berada Pasuruan, Mojokerto, Jombang, Tuban dan juga Sumenep, kelima BLK ini difokuskan untuk melatih tenaga kerja yang dikirm ke luar negeri agar memliki ketempilan” katanya

Pada tahun 2010, disnakertransduk Jatim sudah membangun empat BLK berstandar internasinal yang berada di Malang, Jember, dan Surabaya. Langkah ini ditempuh untuk mengurangi TKI bermasalah asal Jawa Timur.

Data dari Disnakertransduk Jatim akhir Desember 2010, dari 19.527.051 orang angkatan kerja usia produktif, sebanyak 828.943 di antaranya masih menganggur. Jumlah pengangguran tersebut, secara bertahap akan disalurkan melalui sejumlah lowongan kerja serta perluasan lapangan kerja, baik sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kelautan, kehutanan, perindustrian, perdagangan, maupun UMKM.
Selain itu, penambahan BLK bersandar internasional sangat mendesak dilakukan. Pasalnya, peralatan latihan kerja di BLK saat ini sudah ketinggalan zaman. "Ini juga bagian dari upaya pemerintah mengurangi pengangguran. Nantinya, pelatihan di BLK memakai standar internasional, termasuk peralatan yang akan dipakai," katanya

Ia menambahkan, dari sisi kesempatan kerja yang ada di Jatim, sebenarnya mampu menyerap 95 persen warga yang menganggur. Namun, karena keterbatasan kemampuan dan keterampilan, kesempatan kerja yang tersedia tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Anggota Komisi E H. Kuswanto, SH. MH.  mengingatkan agar Unit Pelananan Teknis yang ada di daerah-daerah perlu diperhatikan agar bermanfaat bagi masyarakat. Jangan sampai ada kesan UPT Disnaker Jatim hanya sebagai pelengkap saja. Dirinya merasa prihatin ketika melakukan kunjungan ke beberapa UPT Disnaker di Jatim yang kondisinya memprihatinkan. Masalah tenaga pendidik juga perlu diperhatikan, sehingga nantinya jika dibuka kelas internasional benar-benar mampu memberikan skill yang terbaik. Katanya
(Rizal)