single
Komisi A Dorong Maksimalkan Serapan Anggaran 2021
Komisi A DPRD Jatim merasa prihatin masih rendahnya serapan anggaran oleh Pemprov Jawa Timur. Mengingat sudah memasuki akhir Juli 2021.
 
Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Hadi Dediansyah menjelaskan, hasil
rapat Banmus membahas persoalan beberapa dinas yang masih dipimpin oleh Plt. Maka, dewan mendorong agar eksekutif segera mendefinitifkan kepala OPD yang masih Plt.
 
Dediansyah menerangkan, selain masalah Plt, Banmus juga membahas soal penyerapan anggaran. Mengingat sampai saat ini eksekutif belum maksimal Dimana menjelang Bulan Agustus, penyerapan anggaran masih 30 persen. 
 
"Maka eksekutif harus betul-betul memperhatikan. Karena hampir memasuki pembahasan P-APBD. Kalau eksekutif tidak koordinasi dengan DPRD akan mengalami kendala besar," pintanya. 
 
Politisi asal Partai Gerindra itu menyampaikan, Jatim sudah mendapatkan rapor merah dalam persoalan kinerja. Untuk itu, dalam menyelesaikan persoalan ini, pimpinan dewan akan memanggil eksekutif. 
 
"Dalam rapat pimpinan lusa, eksekutif harus segera mendatangi undangan pimpinan," pungkasnya.
 
Untuk diketahui, Forum Indonesia untuk Transparansi (FITRA) membeberkan serapan anggaran Jatim jelang akhir semester pertama tahun anggaran 2021 hanya dikisaran 27,89%. Serapan tersebut masih dibawah Provinsi Kalimantan Utara (27,99%) dan Provinsi Papua (28,25%). Jika dibandingkan dengan penyerapan anggaran di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah sudah mencapai diatas 50%.