single
Kuswanto Prihatin Terhadap Masyarakat Kecil

Suara Indrapura: Perjalanan reses jaring aspirasi yang dilaksanakan oleh Kuswanto, SH mulai Madiun  sampai Mojokerto secara menyeluruh keluhan masyarakat tidak jauh berbeda. Masalah pendidikan yang saat ini santer dibicarakan adalah sekolah bebas biaya melalui BOSDA, Rintisan sekolah bertaraf Internasional (RSBI), kesehatan, pertanian dan pembangunan infrastruktur.

Seperti perkembangan pendidikan dewasa ini manusia membutuhkan pendidikan dalam kehidupannya. Pendidikan merupakan usaha agar manusia dapat mengembangkan potensi dirinya melalui proses pembelajaran dan/atau cara lain yang dikenal dan diakui oleh masyarakat. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 31 ayat (1) menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan, dan ayat (3) menegaskan bahwa Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang. Untuk itu, seluruh komponen bangsa wajib mencerdaskan kehidupan bangsa yang merupakan salah satu tujuan negara Indonesia.

Gerakan reformasi di Indonesia secara umum menuntut diterapkannya prinsip demokrasi, desentralisasi, keadilan, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam hubungannya dengan pendidikan, prinsip-prinsip tersebut akan memberikan dampak yang mendasar pada kandungan, proses, dan manajemen sistem pendidikan. Selain itu, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat dan memunculkan tuntutan baru dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam sistem pendidikan. Tuntutan tersebut menyangkut pembaharuan sistem pendidikan, di antaranya pembaharuan kurikulum, yaitu diversifikasi kurikulum untuk melayani peserta didik dan potensi daerah yang beragam, diversifikasi jenis pendidikan yang dilakukan secara profesional, penyusunan standar kompetensi tamatan yang berlaku secara nasional dan daerah menyesuaikan dengan kondisi setempat; penyusunan standar kualifikasi pendidik yang sesuai dengan tuntutan pelaksanaan tugas secara profesional; penyusunan standar pendanaan pendidikan untuk setiap satuan pendidikan sesuai prinsip-prinsip pemerataan dan keadilan; pelaksanaan manajemen pendidikan berbasis sekolah dan otonomi perguruan tinggi; serta penyelenggaraan pendidikan dengan sistem terbuka dan multimakna.  Pembaharuan sistem pendidikan juga meliputi penghapusan diskriminasi antara pendidikan yang dikelola pemerintah dan pendidikan yang dikelola masyarakat, serta pembedaan antara pendidikan keagamaan dan pendidikan umum.

Pembaharuan sistem pendidikan nasional dilakukan untuk memperbaharui visi, misi, dan strategi pembangunan pendidikan nasional. Pendidikan nasional mempunyai visi terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah.

Tapi kenyataannya hampir diseluruh daerah permasalah pendidikan muaranya adalah anggaran dan kualitasnya.

Seperti apa yang diungkapkan oleh Suudi saat reses berlangsung ( Rabu, 3/08) di Kec. Kota Nganjuk mengatakan bahwa masyarakat sudah bingung akan dikemanakan anak-anak kita terkait dengan pendidikan dan mutunya. Masalah BOSDA  belum selesai, muncul RSBI, kondisi fisik bangunan, kualitas SDM guru dan lain sebagainya. Masalah pertanian, kesehatan, infrastruktur pertanian, serta kepekaan politisi terhadap masalah yang dihadapi masyarakat.

 H. Kuswanto, SH dengan suara khasnya mengatakan keprihatinan yang terjadi di masyarakat miskin selama ini. Masalah pendidikan yang dianggarkan sampai 20 % adalah uang rakyat bukan uang yang lain. Dari rakyat untuk rakyat, begitu pula dengan kesehatan melalui jamkesda dan jamkesmas, pertanaian melalui bantuan bibit, saprodi, dan lain sebagainya juga merupakan uang rakyat yang di dapat dari pajak dan non pajak. Papar Kuswanto

Masalah kurang pekanya politisi mensikapi masalah masyarakat juga diakuinya, Kuswanto menekankan pada kader Hanura agar lebih peka dan cepat tanggap terhadap jeritan masyarakat, utamanya masalah kesehatan. Paparnya

Kekecewaan petani terhadap bantuan bibit yang tidak