single
Pemerintah Fokus Bidang pendidikan, Kesehatan, dan Daya Beli

Suara Indrapura : Juru Bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Jatim, H.M Muchtar,SIP.MBA. mengatakan kinerja IPM didasarkan pada pembangunan bidang pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat. Dari data statistik yang disajikan angka IPM Jatim sejak tahun 2007 s/d 2011 terus mengalami kenaikan dari 69,78 menjadi 72,15 pada saat itu selama tahun 2007 s/d 2010 besaran angka reduksi shortfall 6,71 merupakan capaian terbesar di Jawa-Bali-Banten. “Apabila kita meyakini angka statistik ini tentu sebuah keberhasilan signifikan bagi Jawa Timur,” ujarnya.

Di Jawa Timur, katanya, fokus pembangunan pendidikan pada tiga hal, Pertama, penuntasan buta huruf. Kedua, pembangunan sarana sekolah. Ketiga, penyetaraan pendidikan Diniyah & Pesantren Salafiah dengan Umum. “Capaian indeks pendidikan telah mengalami kenaikan tipis setiap tahun, terakhir 75,54. Tolok ukurnya adalah angka partisipasi, akses pendidikan (pemerataan) dan tingkat kelulusan,” tuturnya.

Dalam rangka memenuhi amanah UU tentang Pendidikan, Jawa Timur, Muchtar menjelaskan, telah banyak meluncurkan program, baik yang berada Satker Pendidikan maupun Pekerjaan Umum. Salah satu prpgram prioritas adalah dukungan besar untuk Bosda-Madin yang hal ini belum tersentuh oleh BOS Nasional.

Dia menjelaskan, pada nilai capaiannya tahun 2010 hingga 2011 sebesar 1.215.084 siswa dalam bentuk uang sekolah dan sumbangan pendidikan. Begitu juga insentif untuk guru sebanyak 814.190 orang, Ustadz Madin 36.385 orang, guru swasta tingkat SD/SMP sebanyak 6.496 orang dan 41.336 guru Salafiah.

Selain itu, lanjutnya, salah satu upaya untuk mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat adalah membentuk Ponkesdes sebagai revitalisasi Polindes dengan peningkatan fungsi dan kontribusinya. Pada Tahun 2010 dicapai 1.608 bentukan Ponkesdes, tahun 2011 menjadi 2.334 atau naik 122% dari target 1.904 unit. (Aris)