single
Perbatasan Magetan Wonogiri Prioritas Dapil VII

Suara Indrapura: Beberapa aspek yang terkait dengan masalah di perbatasan adalah dari aspek ekonomi terdapat kecenderungan bahwa kurangnya perhatian dari pemerintah dalam usaha membangun dan mengembangkan perbatasan, wilayah tersebut menjadi miskin dan terbelakang jika dibandingkan dengan wilayah lain.

Batas wilayah administratif antara Kabupaten Magetan Jawa Timur dengan Wonogiri Jawa Tengah yang dilalui dengan jalan tembus, sampai saat ini masih kabur. Baik itu tingkat lingkungan, kelurahan, kecamatan bahkan sampai Pemerintah kabupaten.

Camat Poncol Chanif Triwahyudi mangakui kurang jelasnya batas-batas wilayah di perbatasan desa Gondang Kec. Poncol karena belum adanya plang penanda. Karena itu, dalam reses jaring aspirasi usulan warga, kepala desa, Camat serta muspika setempat agar dapat diusulkan anggaran untuk membuat pembatas wilayah Tujuannya untuk penataan kota serta mengetahui batas-batas wilayah.

“Tidak ada maksud  apa-apa ini hanya penataan untuk bisa diketahui batas-batas wilayah setiap daerah,” ujar Chanif

Dia juga mengatakan batas-batas penanda itu adalah sebagai simbol dan tanda setiap wilayah. “Itukan simbol, ikon, dan tanda wilayah,” ujarnya.

Ironisnya, simbol, ikon, dan tanda wilayah yang dipasang oleh para kepala lingkungan hingga pihak kecamatan, kenyataannya belum mengambarkan satu kesamaan mulai dari besaran bangunan, model bangunan  bahkan pemasangannya dilakukan asal jadi, ada yang menggunakan logo Pemkab, ada yang hanya menggunakan triplek, ada menggunakan plang. Letaknya juga tidak beraturan di pinggir jalan raya. Paparnya

Menurutnya, pemasangan batas wilayah ini hanya untuk mengetahui batas teritorial kerja. Selain itu, ketika Walikota Medan berada di suatu tempat, beliau  mengetahui di Kecamatan ataupun Kelurahan mana dia kunjungi, sambung Rudi.

Pardi, Kepala Desa Geni langit  mengakui pembuatan batas wilayah tidak ada kucuran dana dari Pemerintah Daerah setempat. Pembuatannya menggunakan biaya swadaya masyarakat yang juga dipadukan dengan inisiatif warga.

Sukud  (43) warga Desa Gondang Kec. Poncol Magetan menambahkan batas daerah itu sangat penting, setelah selesainya pembuatan batas wilayah tersebut. Banyak warga saya yang baru tahu batas-batas kelurahan dan batas-batas lingkungan tempat mereka tinggal merasa terbantu akan adanya batas wilayah itu.

H. Imam Kliwon Kepala Desa langsat Poncol , mengatakan tidak ada aturan standar yang ditetapkan oleh pemerintah daerah kepada para kepala lingkungan saat membuat tanda dan batas wilayah. “Tujuan utama untuk memudahkan masyarakat dalam pencarian suatu daerah tertentu,”

Namun demikian perbatasan antara Jawa Timur dan Jawa Tengah di Kecamatan Poncol ini sangat berarti, karena banyak turis local maupun manca Negara sering tersesat ketika melewati perlintasan antar daerah tersebut. Paparnya

Sri Subiati anggota dewan Dapil VII akan membawa aspirasi masyarakat khususnya palang pintu yang ada diwilayah kecamatan Poncol Magetan dapat terealisasi dalam waktu yang tidak lama. Katanya

Anti panggilan akrab sehari-hari terus mendorong pada pemerintah Provinsi Jawa Timur agar anggaran yang postingnya untuk kepentingan rakyat melalui reses dapat dicairkan dengan mudah tentunya melalui pengajuan tentunya yang sudah dilegalitas oleh daerah pengusul. Katanya Anti tetap optimis harapan masyarakat terpenuhi, namun dirinya tidak banyak berjanji hanya dapat dibuktikan nanti setelah pengajuan diproses. Papar Anti