single
Petani Perlu Inovasi

Suara Indrapura : Tingginya biaya produksi dan anjloknya harga jual komoditas saat musimpanen menjadi semacam ‘ wabah tahunan ‘ bagi petani. Penanganan masalah tersebut, misalnya dengan meregulasi ketentuan harga suatu komoditas, memberikan subsidi pupuk dan lain sebagainya, hingga saat ini terbukti masih belum bisa memberikan kontribusi pada kebangkitan pertanian di Jawa Timur.

Hj. Mundjidah Wahab, BA. mengatakan tingginya harga pupuk tidak bisa dipungkiri terpengaruh oleh mekanisme pasar dimana saat permintaan lebih tinggi dari persediaan akan berdampak pada melambungnya harga. Demikian juga dengan harga bibit.

Situasi demikian menunjukkan bahwa sektor pertanian benar-benar dalam posisi yang lemah. Petani benar-benar telah bergantung pada sektor industri dimana pada gilirannya justru menghilangkan kemandirian mereka. katanya

Oleh karena itu masyarakat berharap melalui wakilnya sebagai fungsi legislasinya DPRD Provinsi Jawa Timur lebih memperhatikan sektor pertanian, terutama pada isu-isu pertanian yang berbasis kedaulatan pangan. Isu spesifik yang patut mendapat backup legislasi diantaranya adalah : eliminasi ketergantungan pertanian pada produk-produk pabrikan akibat rekayasa genetika nabati (Genetically Modified Organism) serta restorasi pola pertanian yang selaras alam dan LEISA (Low External Input and Suntainable Agriculture). Paparnya