single
Rawan Muncul Kluster Baru, Pemprov Jatim Diminta Tegas Beri Sanksi Perusahaan Tak Terapkan Prokes

Anggota Komisi E DPRD Jatim Suwandy Firdaus mengatakan pihaknya berharap gubernur Jatim memberikan sanksi kepada pengusaha di Jatim yang tak menerapkan prokes di perusahaannya. Pasalnya, pekerja atau buruh rawan terpapar Covid-19 mengingat saat ini sejumlah daerah di Jatim kembali masuk zona merah.

“ Banyak di Jatim perusahaan  yang berbasis padat karya. Ini rawan sekali munculnya kluster baru jika dibiarkan. Kalau tak dilaksanakan prokes oleh manajemen perusahaan, Pemprov harus tegas memberikan sanksi,”jelas politisi asal Partai Nasdem ini saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (17/12/2020).

Pria asal Mojokerto ini mengatakan diakui oleh pihaknya, dibeberapa perusahaan saat ini sudah ada peralatan prokes, namun hal tersebut bukan jaminan untuk dilaksanakan prokes di perusahaan tersebut.

“ Disediakan bilik disinvektan atau puluhan masker. Namun, tak digunakan setiap harinya. Hanya digunakan kalau ada kunjungan pemeriksaan, tapi begitu kunjungan sudah tidak digunakan. Ini harus menjadi perhatian dari Pemprov,”jelasnya.

Suwandy yang juga  pimpinan Serikat Pekerja Federasi RTMM-SPSI Jatim, dengan memperketat pelaksanaan prokes di masing-masing perusahaan, diharapkan mampu menekan munculnya klaster pandemic Covid-19 di tingkat perusahaan.