single
Ringankan Beban, Golkar Inisiatif Beli Gabah Petani

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sidoarjo, Adam Rusydi SPd mengungkapkan keprihatinannya terkait harga gabah petani yang mengalami penurunan sehingga mengakibatkan kerugian bagi petani. Karena itu, Adam menyiasati dengan membeli gabah petani untuk meringankan beban mereka.

"Alhamdulillah di masa awal Puasa ini DPD Partai Golkar Kabupaten Sidoarjo bersama Fraksi Golkar DPRD Sidoarjo  membeli beras (gabah) milik petani secara langsung. Ini menyusul, saat panen raya harga gabah  turun drastis dari harga normal biasanya. Bahkan petani tidak mendapatkan keuntungan sama sekali di masa panen raya kali ini," terang Anggota DPRD provinsi Jatim ini.

Adam menuturkan, hal ini lantaran harga Gabah Kering Giling (GKG) yang biasanya seharga Rp 4.600 per kilogram, kini hanya seharga Rp 3.800 per kilogram.
Aksi membeli beras dari petani secara langsung ini instruksi DPD Golkar Jatim untuk meningkatkan kesejahteraan para petani padi. Apalagi, saat panen raya pemerintah tidak mampu menyerap padi dari petani.

"Kami (Partai Golkar) berinisiatif membeli langsung dari petani ini. DPD Partai Golkar membeli beras milik Karsono petani asal Desa Simo Angin-Angin, Kecamatan Wonoayu," sambung Adam.

Adam Rusydi bersama 4 anggota dan pimpinan fraksi DPRD Sidoarjo, Warih Andono, M Nizar, Arief dan Ali Sujipto langsung membeli beras sebanyak 1,5 ton dari petani itu. 

Dalam kesempatan ini para politisi Golkar Sidoarjo ini juga melakukan dialog soal kesulitan yang dialami petani dalam mengembangkan lahan pertaniannya.

"Saat berdialog bersama petani di Kecamatan Wonoayu, mereka menyampaikan bahwa para petani ini membutuhkan saluran irigasi, kelangkaan pupuk bersubsidi dan harga jual yang murah ketika masa panen tiba. Karena itu, permasalahan ini merupakan pekerjaan rumah bagi Golkar Sidoarjo untuk dicarikan solusinya. Seharusnya, ketika masa panen, petani benar-benar bisa panen dengan harga jual yang normal," pungkas anggota Komisi E DPRD provinsi Jatim ini.