single
Tanggul Lapindo Masih Mengkhawatirkan

Suara Indrapura : Bidang Pembangunan, masih selalu menjadi harapan masyarakat, kali ini. Lebih lagi yang terkait dengan ekses lumpur Lapindo. Misalnya, pembangunan jalan alternatif di lintas Porong telah menjadi kebutuhan mendesak. Sehingga lalulintas kendaraan dari arah timur maupun selatan tidak tertumpuk di poros Porong – Sidoarjo, melainkan memiliki alternatif (kanalisasi) melalui Porong-Japanan-Krian. Seluruh masyarakat Sidoarjo telah paham, terdapat kendala yang berhubungan dengan makelar tanah. Karena itu disarankan, para calo tanah yang membuat sulit mohon ditindak tegas. Bahkan jika perlu tindakan penyelesaian jalur hukum dan penanganan yang tegas terhadap makelar tanah.

Anggota Komisi A H. Jalalludin Alham, S.Ip.,M.Hum. mengatakan warga sekitar tanggul Lapindo berharap dewan dapat memvasilitasi masalah ini, karena kecemasan warga terhadap tanggul lapindo yang rawan jebol dan longsor. Kenyataannya memang seperti itu, sering terjadi kebocoran di berbagai titik di berbagai arah. Sehingga diperlukan pengawasan intensif dan penanganan segera titik-titik bocor serta rawan longsor/jebol. Katanya

Semburan susulan yang bertebaran berjumlah banyak, terutama di badan jalan dan tepi jalan berbatasan dengan rel. Diketahui mengandung gas methana, yang gampang tersulut api. Dulu pun telah diingatkan oleh para ahli tentang kemungkinan terburuk dampak semburan lumpur, yakni amblesnya tanah di wilayah tersebut dalam radius 20 kilometer persegi. Paparnya . (Aris)